by

Gemakan Keharmonisan, UINSI Samarinda Peringati Hari Toleransi Internasional

-Berita-20 views

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda gelar peringatan Hari Toleransi Internasional di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda, Rabu (16/11/2022).

Para pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan maha santri Ma’had Al-Jami’ah UINSI Samarinda padati ruang auditorium untuk mengikuti peringatan yang telah ditetapkan sejak tahun 1995 oleh UNESCO tersebut.

Tahun toleransi Indonesia ini merujuk pada pembukaan konstitusi dari UNESCO tanggal 16 November 1945 yang menyatakan bahwa “perdamaian, agar tidak gagal, harus didasarkan pada solidaritas intelektual dan moral kemanusiaan.

Pada kesempatan itu, Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, M.Pd. sampaikan sambutan tentang makna toleransi.

“Hari ini tanggal 16 November 2022, merupakan hari istimewa yang kita sebut sebagai Tahun Toleransi, dimana perdamaian dan toleransi kita amini bersama untuk menjaga hak-hak kemanusiaan, menjadi manusia yang bermartabat, siap hidup berdampingan dalam perbedaan, siap bergandengan untuk persatuan,” ucapnya.

Dalam amanat yang dibacakan, Prof. Ilyasin ajak para hadirin untuk apapun latar belakangnya agar turut menjaga keharmonisan ditengah kemajemukan.

“Tugas kita bukan menyatukan tapi bagaimana kita bisa hidup dalam perbedaan itu secara harmonis di tengah keberagaman, baik keberagaman pendapat hingga keberagaman kepercayaan,” ucapnya.

Toleransi bukan hanya sebuah prinsip, toleransi menjadi kebutuhan pokok di tengah pergumulan masyarakat yang pluralis dan dinamis.

Toleransi tidak bisa hanya dipahami sebagai sebuah kata, toleransi adalah sebuah makna yang diilhami dalam tutur kata, berpikir terbuka, tetapi tidak melepaskan diri dari ajaran agama.

Toleransi adalah tanggung jawab kolektif. Untuk menciptakan dunia yang toleran membutuhkan pijakan kebijakan yang kuat. Kebijakan religius, kebijakan yuridis, kebijakan empiris.

Peringatan hari toleransi ini juga diwarnai dengan penampilan Syarhil Qur’an dari mahasiswa dan mahasiswi terpilih UINSI serta pembacaan Deklarasi Toleransi Indonesia oleh Ketua SEMA/DEMA/UKM/UKK dan Duta-Duta UINSI Samarinda. (humas, ns)