Mengakhiri semester baru, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda laksanakan Sidang Munaqosah secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak (3M) di Ruang Munaqosah Kampus I IAIN Samarinda, Jl. Abul Hasan, No. 3, Samarinda. Senin (21/6/2021).
Sidang Munaqosah merupakan salah satu agenda dalam perencanaan sistem perkuliahan yang menjadi persyaratan kelulusan setelah 4 tahun menjalani perkuliahan. Afita Nurhayati selaku Kabag Akademik FUAD mengatakan bahwa Munaqosah ini dilaksanakan selama 2 hari yakni Senin dan Selasa tanggal 21-22 Juni 2021 yang diikuti oleh sebanyak 11 mahasiswa.
“Ada 11 mahasiswa, 1 Program Studi Manajemen Dakwah (MD), 3 Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), 5 Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT), dan 2 dari Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI),” ungkapnya.
Di ruang yang berbeda, Dr. Syahar Inayah., M.S.I. sebagai Ketua Tim Penguji didampingi Penguji Utama Dr. Ida Suryani Wijaya, M.S.I, Penguji 1 Randi Muhammad Gumilang, M.Pd.I., dan Penguji 2 Amirullah, M.Ud., dengan hikmat memberikan pertanyaan kepada salah satu mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian dan keabsahan hasil tulisan.
Mahasiswa FUAD yang menjadi peserta munaqasyah tatap muka kembali menggunakan prosedur seperti sebelum diberlakukannya daring yakni hadir 15 menit sebelum ujian dimulai. Bagi perempuan wajib menggunakan jilbab putih, jas hitam, rok hitam, baju putih dan sepatu pantofel. Sedangkan, bagi laki-laki menggunakan peci hitam, jas hitam, baju putih, celana hitam, dan sepatu pantofel hitam. (humas/im/rh).