SAMARINDA, UINSI NEWS — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Perdana Tahun 2026 sebagai bentuk menyelaraskan arah kebijakan kelembagaan dengan program prioritas Kementerian Agama dan kebijakan nasional pemerintah pusat. Rapim ini merupakan evaluasi capaian kinerja tahunan sebelumnya sekaligus merumuskan langkah adaptif menghadapi tantangan kebijakan anggaran dan pembangunan ke depan.
Memasuki awal tahun 2026, pimpinan UINSI Samarinda menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru disertai harapan baru agar seluruh satuan kerja mampu melakukan penyesuaian program dan kegiatan yang selaras dengan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia. Penyesuaian tersebut dinilai penting guna memastikan kontribusi UINSI dalam mendukung agenda pembangunan nasional di bidang keagamaan, pendidikan, dan penguatan moderasi beragama.
Dalam Rapim tersebut juga dipaparkan laporan serapan anggaran UINSI Samarinda Tahun 2025 yang mencapai 92 persen. Meski capaian ini tergolong baik, pimpinan mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait pola dan dinamika penganggaran yang bersumber dari pemerintah pusat. Dinamika regulasi, penyesuaian kebijakan, serta perubahan mekanisme anggaran menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan strategi pengelolaan lebih adaptif ke depan.
Lebih lanjut, Rapim membahas potret anggaran UINSI Tahun 2026 yang harus menyesuaikan dengan program dan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kondisi ini menuntut adanya penataan ulang terhadap kegiatan-kegiatan prioritas agar tetap efektif, efisien, dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi serta pelayanan kelembagaan.
Selain isu internal kampus, Rapim Perdana juga menyoroti keterlibatan aktif UINSI Samarinda dalam mendukung akan difungsikannya masjid di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada awal tahun ini. Keterlibatan ini dipandang sebagai bentuk kontribusi nyata UINSI dalam penguatan peran keagamaan di pusat pemerintahan baru sekaligus sebagai wujud sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dengan agenda strategis nasional.
Demikian juga Peringatan HAB ke-80 Kemenag Tahun 2026 yang sudah diawali dengan Upacara pada 3 Januari yang lalu agar dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sesuai dengan arahan menag dan surat edarannya.
Melalui Rapim Perdana ini, UINSI Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, adaptif terhadap kebijakan nasional, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan keagamaan dan pendidikan Islam yang berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.
Penulis : Novan Halim | Editor : Agus Prajitno





