MEMPERINGATI PERISTIWA ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW
(27 Rajab 1447 H/16 Januari 2026)
PERINTAH DAN NAMA-NAMA SHALAT FARDHU 5 WAKTU DALAM AL QUR’AN
Disusun oleh :
Agus Prajitno, S.Si.T., M.Eng./Masnaja
(Pranata Humas Ahli Madya/IV.a UINSI Samarinda)
Bermuhasabah untuk diri sendiri akan sangat bermanfaat dalam rangka mengevaluasi kualitas keimanan, keislaman, keihsanan, dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Dan hasilnya akan bermanfaat tidak hanya kepada diri kita sendiri akan tetapi bisa berdampak terhadap lingkungan, keluarga dan orang-orang disekitar kita. Demikian halnya dengan peristiwa dasyat : Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rasulullah mendapat perintah secara langsung dari Allah SWT, yakni : Shalat Fardhu 5 Waktu yang diwajibkan bagi Rasulullah dan seluruh umat Islam sampai akhir Zaman.
Ibadah Shalat adalah hadiah yang teramat istimewa yang Allah berikan kepada Rasulullah dan umatnya. Betapa tidak, melalui shalat, Allah membukakan pintu ampunan dan limpahan rahmat, bahkan salah satu wasilah paling dekat antara hamba dengan rabnya. Sehingga, ibadah shalat harus didirikan dengan totalitas kehambaan, sungguh-sungguh, ikhlas, khusuk didasari ilmu yang shahih dan tidak bisa ditinggalkan dalam keadaan apapun : dalam perjalanan, sedang bekerja dan beraktivitas apapun, kondisi sakit, dalam bencana, bahkan dalan situasi genting dalam ancaman, ketakutan, dan perang.
Dan semua harus dikerjakan secara normal maupun dalam kedaruratan dan ruksah (keringanan) semua disertai dengan ilmunya. Sehingga Shalat menjadi tanda pembeda bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasulullah dengan orang-orang kafir, munafik, dan fasik yang meninggalkannya.
Selanjutnya, apakah ada dalam Al Qur’an yang menyebutkan perintah dan nama nama shalat rawatib yang kita fahami.
Berikut penjelasan Ustadz Adi Hidayat dalam konten video dakwahnya :
Shalat Shubuh
QS. An-Nur Ayat : 58
Shubuh : An-Nur · Ayat 58
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِيْنَ مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ وَالَّذِيْنَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلٰثَ مَرّٰتٍۗ مِنْ قَبْلِ صَلٰوةِ الْفَجْرِ وَحِيْنَ تَضَعُوْنَ ثِيَابَكُمْ مِّنَ الظَّهِيْرَةِ وَمِنْۢ بَعْدِ صَلٰوةِ الْعِشَاۤءِۗ ثَلٰثُ عَوْرٰتٍ لَّكُمْۗ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌۢ بَعْدَهُنَّۗ طَوَّافُوْنَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ٥٨
Artinya :
Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki dan orang-orang yang belum balig (dewasa) di antara kamu meminta izin kepada kamu tiga kali, yaitu sebelum salat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari, dan setelah salat Isya. (Itu adalah) tiga (waktu yang biasanya) aurat (terbuka) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu. (Mereka) sering keluar masuk menemuimu. Sebagian kamu (memang sering keluar masuk) atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat kepadamu. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
Shalat Dzuhur
QS. Al-Isra. Ayat : 78
اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا ٧٨
Artinya :
Dirikanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) Subuh! Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).
Shalat Ashar
QS. Qaf. Ayat : 39
فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوْبِ ٣٩
Artinya :
Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah seraya bertahmid (memuji) Tuhanmu sebelum terbit dan terbenamnya matahari.
Shalat Maghrib
QS. Hud – Ayat : 114
وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ الَّيْلِۗ اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذّٰكِرِيْنَ ١١٤
Artinya:
Dirikanlah salat pada kedua ujung hari (pagi dan petang) dan pada bagian-bagian malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik menghapus kesalahan-kesalahan. Itu adalah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah).
Shalat Isya
Isya : An-Nur · Ayat 58
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِيْنَ مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ وَالَّذِيْنَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلٰثَ مَرّٰتٍۗ مِنْ قَبْلِ صَلٰوةِ الْفَجْرِ وَحِيْنَ تَضَعُوْنَ ثِيَابَكُمْ مِّنَ الظَّهِيْرَةِ وَمِنْۢ بَعْدِ صَلٰوةِ الْعِشَاۤءِۗ ثَلٰثُ عَوْرٰتٍ لَّكُمْۗ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌۢ بَعْدَهُنَّۗ طَوَّافُوْنَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ٥٨
Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki dan orang-orang yang belum balig (dewasa) di antara kamu meminta izin kepada kamu tiga kali, yaitu sebelum salat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari, dan setelah salat Isya. (Itu adalah) tiga (waktu yang biasanya) aurat (terbuka) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu. (Mereka) sering keluar masuk menemuimu. Sebagian kamu (memang sering keluar masuk) atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat kepadamu. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
Dan, dalam Al Qur’an tidak hanya 5 ayat tersebut saja yang mengandung dalil perintah dan membahas tentang shalat karena pentingnya ibadah shalat ini, dan ibadah shalatlah yang akan ditanyakan pertama kali kepada kita diyaumul hisab nanti.
maka, dirikianlah shalat, jagalah shalat, dan perbaikilah shalat kita niscaya Allah akan menjaga dan memperbaiki kehidupan kita. Wallahu a’lam bishawab.
Sampaikanlah walau satu ayat. Semangat Wal Asri, Bankitkan Amal Jama’i, Hidupkan Sunnah Nabi, Bersama Kita Wujudkan Generasi Qur’ani. Semoga bermanfaat
Kamis, 15 Januari 2026/27 Rajab 1447 H
penyusun :
Salam Takdim dari kami
Masnaja bersama Marbot Masjid SAMS UINSI Samarinda (Nadim, Bahrul, Baihaqi, Hasyimi, Arifin)






