Program Studi Manajemen Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Jalani Asesmen BAN-PT 

SAMARINDA, UINSI NEWS — Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melaksanakan Asesmen Lapangan oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai bagian dari proses penjaminan mutu dan peningkatan kualitas akademik. Sabtu, (31/1).

Kegiatan asesmen ini menjadi titik penting yang telah dinantikan selama kurang lebih satu tahun, sebagai tindak lanjut dari asesmen kecukupan yang sebelumnya dilaksanakan secara daring. Adapun yang hadir sebagai asesor yakni, Prof. Dr. Imroh Rosidi, M.A. dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan Dr. Asep Iwan Setiawan, M.Ag. dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., mewakili Rektor sampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, asesmen lapangan yang telah kita nantikan selama satu tahun ini akhirnya dapat terwujud hari ini. Kami menyambut kehadiran para asesor dengan penuh rasa hormat dan harapan besar agar proses ini berjalan dengan lancar serta membawa keberkahan bagi pengembangan program studi,” ungkapnya.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Prof. Nasir juga menyampaikan pantun sebagai bentuk sambutan khas budaya Nusantara:

Surabaya adalah kota perjuangan,
Bandung adalah kota parahyangan.
Asesor yang kami tunggu dan selalu kami harapkan,
Semoga senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan.

Lebih lanjut, Prof. Nasir memohon arahan, bimbingan, serta rekomendasi dari para asesor dalam proses konfirmasi, verifikasi, dan validasi data yang menjadi bagian inti asesmen lapangan. Menurutnya, rekomendasi tersebut sangat berharga sebagai dasar perbaikan berkelanjutan guna mewujudkan Program Studi Manajemen Dakwah yang unggul dan kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

Sementara itu, Prof. Dr. Imroh Rosidi, M.A. menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian dari silaturahmi akademik sekaligus upaya untuk melihat secara langsung progres pengembangan program studi.

“Asesmen kecukupan yang telah dilakukan sebelumnya hari ini kami hadir untuk membuktikan secara faktual apakah data dan narasi yang disampaikan benar adanya. Ini merupakan proses akademik yang objektif untuk memastikan mutu pendidikan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Asep Iwan Setiawan, M.Ag. menegaskan bahwa kehadiran tim asesor bukan sebagai pihak yang mengadili, melainkan sebagai mitra akademik dalam penjaminan mutu.

“Kami hadir bukan sebagai hakim apalagi jaksa yang menetapkan kesalahan. Kami hadir untuk melihat, memotret, dan memastikan bahwa apa yang disajikan sesuai dengan realitas di lapangan,” jelasnya.

Dr. Asep juga menekankan tiga poin penting dalam proses asesmen lapangan. Pertama, seluruh data harus disajikan secara lengkap dan responsif. Kedua, data tersebut harus valid dan tepat sehingga sesuai dengan kondisi riil yang ada. Ketiga, hasil verifikasi akan dilaporkan kepada BAN-PT sebagai potret objektif program studi, yang sangat bergantung pada kekuatan dokumen dan bukti empiris yang disusun.

“Jika narasi sudah bagus dan sistematis, maka harus dipastikan keberadaannya secara nyata. Jangan sampai narasi hanya menjadi halusinasi, tetapi harus teruji secara empirik,” tegasnya.

Harapannya melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Manajemen Dakwah UINSI Samarinda dapat meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan, transparan, dan berbasis data, sebagai langkah menuju penguatan reputasi institusi dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.

0-3968×2976-0-0#

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»