Kupas Tuntas Strategi Publikasi Internasional, Prof. Irwan Abdullah Inspirasi Sivitas UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Tembus Jurnal Bereputasi

SAMARINDA, UINSI NEWS —Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggelar Kuliah Umum bertajuk “Strategi Menulis pada Jurnal Internasional Bereputasi”.

Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Irwan Abdullah, sebagai narasumber utama dan dibuka oleh ketua Lembaga Penjamjn Mutu (LPM) Dr. Nur Kholik Afandi, M.Pd. Kamis, (12/2).

Dalam sambutannya, Dr. Kholik menegaskan bahwa kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dosen dan peneliti di lingkungan UINSI Samarinda, khususnya dalam mendorong publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Prof. Dr. Irwan Abdullah dalam pemaparannya menyampaikan bahwa menulis artikel di jurnal internasional bereputasi sejatinya bukanlah hal yang sulit. “Menulis itu bukan sesuatu yang sulit, hanya saja kita belum terlatih dalam dunia tersebut,” ungkapnya. Prof. Irwan menekankan bahwa konsistensi dan latihan menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah.

Sebagai akademisi produktif, Prof. Irwan mencatatkan capaian 17 artikel terindeks Scopus pada tahun 2025 dan 14 artikel Scopus pada periode 2024. Capaian tersebut, menurutnya, lahir dari penerapan strategi dan pola kerja yang sistematis dalam menulis.

Beliau menegaskan pentingnya memiliki “rumus” atau formula dalam menulis artikel ilmiah agar memudahkan proses submit ke jurnal bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus.

Salah satu hal krusial yang perlu diperhatikan adalah nilai SJR (Scimago Journal Rank). Menurutnya, penulis tidak semata-mata berorientasi pada kategori Q1, melainkan perlu mencermati kualitas jurnal melalui SJR dan reputasi Editor in Chief serta dewan editornya.

“Jurnal yang baik bukan yang datang ke email kita, tetapi jurnal yang kita cari dan seleksi sendiri,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam memilih target publikasi.
Dalam aspek teknis penulisan, Prof. Irwan menjelaskan bahwa struktur artikel ilmiah harus disusun secara efektif, meliputi introduction, literature review, method, result, discussion, hingga conclusion.

Prof. Irawan mencontohkan bahwa pada jurnal dengan SJR sekitar 0,5, bagian introduction umumnya tidak terlalu panjang, cukup sekitar empat paragraf yang fokus pada aspek krusial penelitian, baik terkait permasalahan riset maupun kerangka teori umum.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan dua hal penting yang harus dikuasai penulis. Pertama, memahami tujuan dari setiap bagian tulisan, yang dibuka dengan kalimat yang lembut namun mendalam (soft but meaningful). Kedua, memahami secara detail setiap poin dalam artikel yang ditulis sehingga argumen yang dibangun kuat dan sistematis.

Harapannya dengan pelatihan penulisan artikel bereputasi ini untuk mempersiapkan para dosen menuju kenaikan jabatan fungsional ke Lektor Kepala dan Guru Besar. sebagai bagian dari komitmen menuju kampus unggul dan berdampak.

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»