Kabiro AUPK UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Tekankan Penguatan Disiplin ASN dan Kesiapan Menghadapi Pemeriksaan BPK

SAMARINDA, UINSI NEWS — Upaya penguatan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) terus digaungkan di lingkungan UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Hal ini disampaikan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. H. Taufik Rahman S.Ag., M.Pd., dalam amanat Apel Senin yang berlangsung di Unit Rektorat, Senin (6/4).

Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas ASN, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama. Beliau menekankan bahwa disiplin tidak semata terkait kehadiran, tetapi juga menyangkut komitmen profesional, integritas, dan tanggung jawab dalam memberikan layanan publik yang berkualitas.

“Kedisiplinan adalah kunci utama dalam membangun kinerja organisasi yang efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, kehadiran, kelengkapan dokumen, serta kesiapan administrasi menjadi indikator penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan tertib.

“Kesiapan kita dalam menghadapi BPK bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi terhadap prinsip akuntabilitas publik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Taufik Rahman juga menyoroti perjalanan transformasi kelembagaan kampus yang dimulai dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), kemudian berkembang menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), hingga kini berstatus universitas. Transformasi ini dinilai sebagai capaian strategis yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Beliau menekankan pentingnya penguatan kapasitas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana serta layanan akademik juga menjadi faktor pendukung dalam menciptakan lulusan yang kompetitif.

“Lulusan perguruan tinggi keagamaan negeri harus mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Di sisi lain, beliau turut mengingatkan pentingnya dimensi spiritual dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Beliau mengajak seluruh warga kampus untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, dari tingkat dasar menuju pemahaman yang lebih mendalam, sebagai landasan dalam membentuk pribadi yang berintegritas.

Menurutnya, nilai keberkahan dalam kehidupan menjadi aspek penting yang dapat mendorong individu untuk menjauhi perilaku tercela serta memperkuat karakter moral.

Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh warga kampus UINSI Samarinda dapat terus memperkuat disiplin, meningkatkan kinerja, serta menjaga keseimbangan antara profesionalitas dan spiritualitas dalam menjalankan peran sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi keagamaan.

Penulis : Novan Halim
Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»