SAMARINDA, UINSI NEWS – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertema “Kemandirian Ekonomi Kreatif Pemuda” di kampus 1 UINSI Samarinda. (7/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai dunia kewirausahaan sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda. Dalam acara pembukaan, Dekan FUAD UINSI, Prof. Dr. H. Muhammad Abzar Duraesa, M.Ag. menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya membangun karakter, daya juang, dan mentalitas optimisme di kalangan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Prof. Abzar menegaskan bahwa seorang pebisnis harus memiliki daya lenting yang kuat dalam menghadapi tantangan. Beliau mengibaratkan karakter pebisnis dengan bola bekel yang apabila dilempar ke bawah justru akan memantul lebih tinggi. Menurutnya, semakin besar ujian dan tekanan yang dihadapi, seharusnya semakin besar pula semangat untuk bangkit.
“Seorang pebisnis harus memiliki daya lenting yang kuat, ibarat bola bekel. Semakin kuat dilempar ke bawah, semakin tinggi pula pantulannya,” ungkapnya.
Sebaliknya, Prof. Abzar mengingatkan mahasiswa agar tidak memiliki mental seperti telur yang rapuh. Beliau menjelaskan bahwa apabila telur dijatuhkan, maka akan pecah dan sulit kembali seperti semula. Pesan ini disampaikan sebagai motivasi agar mahasiswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, kejatuhan, atau bahkan kebangkrutan.
Prof. Abzar menekankan bahwa setiap kegagalan harus dijadikan momentum untuk bangkit kembali dengan lebih baik, lebih matang, dan lebih siap dalam menata masa depan. Menurutnya, keberhasilan dalam dunia usaha tidak hanya ditentukan oleh modal dan peluang, tetapi juga oleh ketangguhan mental, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan untuk bangkit setelah jatuh.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Abzar juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, H. Muhammad Faisal, M.Si., yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini. Beliau menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan wawasan, semangat, dan keterampilan kewirausahaan.
Melalui seminar ini, diharapkan mahasiswa FUAD UINSI semakin termotivasi untuk melihat kewirausahaan sebagai salah satu jalan pengembangan diri dan kemandirian ekonomi. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya peluang-peluang usaha baru serta menumbuhkan semangat menjadi entrepreneur muda di masa mendatang.
Seminar kewirausahaan ini menjadi bukti nyata komitmen UINSI Samarinda dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam penguatan kapasitas diri, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja serta dunia usaha.
Penulis: Selvi Ramadhani
Editor: Nisa Rahmawati





