Prof. Nasir Pimpin Apel Pagi di Rektorat, Tekankan Pentingnya Keseimbangan Non Akademik dan Akademik untuk Wujudkan Visi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda pimpin apel pagi di Unit Rektorat. Senin (3/6).

Dalam amanatnya, Prof. Nasir beri motivasi dan semangat kepada pegawai untuk mengawali hari dengan penuh syukur.

Menurut Prof. Nasir, untuk mewujudkan rasa syukur itu pegawai UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda yang telah dipilih dan diangkat harus berpirilaku sesuai aturan dan etika pegawai yang berlaku.

“Tidak hanya sekedar menghapal atau membaca 5 budaya kerja Kementerian Agama, tapi direalisasikan,” tegasnya.

Dalam 5 budaya kerja Kementerian Agama, Prof. Nasir menekankan pada makna nilai Profesionalitas yang berbunyi ‘Bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik’.

“Tepat waktu berarti kalau tidak ada halangan agar hadir, khususnya pada apel pagi yang sudah terjadwal setiap Senin pukul 07.30,” jelasnya.

“Hasil terbaik. Nah karena masih ada yang tidak disiplin jadi hasilnya kurang baik,” sambungnya menyoroti adanya pegawai yang tidak hadir apel.

“Iman meliputi 3 unsur, yaitu keyakinan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dilaksanakan dengan perbuatan. Jangan sampai bisa bicara tapi tidak bisa melaksanakan,” lanjutnya.

Prof. Nasir juga sampaikan PTKIN termasuk UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda perlu kuat dalam bidang non akademik dan akademiknya.

“Tentu salah satu bagian penting dalam non akademik adalah kepegawaian termasuk dosen, salah satunya kedisiplinan. Tapi tidak kalah pentingnya kuat dalam hal akademik,” ucapnya.

Sebagai Wakil Rektor yang membidangi Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Nasir juga menyampaikan pesan untuk mewujudkan peran tri dharma perguruan tinggi di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

“Dari segi akademik kita masih jalan ditempat.
Perguruan Tinggi itu tidak hanya melakukan pengajaran yang seperti sekolah. Harusnya sudah naik menjadi riset university, melakukan penelitian tentang isu di masyarakat,” jelasnya.

“Setelah itu naik lagi ke level perguruan tinggi yang menjadiagen perubahan. Membawa kebaikan untuk masyarakat sekitar. Harus bisa menjadi perguruan tinggi yang terlibat langsung di masyarakat agar ada sumbangsih bagi kemajuan peradaban masyarakat,” lanjutnya.

“Perlu ada keselarasan misi untuk mencapai visi. Non akademiknya kuat dan akademiknya harus lebih kuat apalagi kita ada di IKN. Oleh karena itu, semua komponen harus bekerja sama juga berkontribusi agar mencapai tujuan tersebut,” tutupnya.

Selain dilaksanakan di Unit Rektorat, Apel pagi yang rutin digelar setiap Senin ini juga dilaksanakan di setiap Unit dan Fakultas masing-masing. Berikut potret pelaksanaan Apel di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda:

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»