Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Sambut Tim BPKP Provinsi Kaltim pada Entry Meeting Evaluasi Aksesibilitas dan Kualitas PTKIN Tahun 2024

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda hadir pada entry meeting Evaluasi Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2024 oleh BPKP Proinsi Kalimalimantan Timur.

Entry Meeting tersebut berlangsung di Aula Lt.3 Rektorat Kampus 2 UINSI Samarinda pada Senin siang kemarin (19/8).

Evaluasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Surat Deputi Kepala BPKP Bidang PIP Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor PE.12.02/S-306/D2/04/2024 tanggal 12 Agustus 2024 hal Evaluasi atas Topik Pendidikan Tahun 2024.

“Kita ingin kualitas perguruan tinggi itu tetap berkualitas dalam mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat dengan yang disediakan perguruan tinggi,” ucap Abdul Rofiek, Pembantu Penanggung Jawab Tim Evaluasi Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Tahun 2024 BPKP Provinsi Kalimantan Timur.

“Kita mengevaluasi untuk mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan Aksesibilitas dan Kualitas dalam perguruan tinggi. Mohon kiranya bisa menyediakan waktu untuk kami wawancara dan menjawab beberapa kuesioner,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Zurqoni didampingi Kepala SPI Dr. Suratman, M.Pd. menyambut dengan hangat kedatangan Tim BPKP Provinsi Kalimantan Timur di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.


Prof. Zurqoni pun setuju bahwa evaluasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas tata kelola di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

“Selamat dating di UINSI samarinda dalam rangka Aksebilitas dan Evaluasi Kinerja dan Kualitas Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bukan mencari temuan tetapi mencari Solusi bagi Lembaga kita. Walaupun kriteria yang harus dipenuhi sama seperti audit,” ucap Prof. Zurqoni.

“Oleh karena itu perlu kerja sama pada seluruh unit untuk mengisi instrument data yang harus dipenuhi demi peningkatan kualitas kinerja Lembaga,” lanjutnya.

 

“Diharapkan rekomendasinya adalah yang terbaik bagi UINSI Samarinda. Diharapkan nantinya rekomendasi ini betul-betul proporsional dan tepat sasaran dalam arti apapun kebijakan yang diterapkan UINSI Samarinda sudah sesuai dengan instrument yang diminta oleh BPKP,” tutup Prof. Zurqoni dalam sambutannya. (HUMAS/li/ns)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»