UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Gelar Kuliah Umum Perdana Tahun Akademik 2024/2025

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, menyapa mahasiswa baru dan orang tua mahasiswa pada Kuliah Umum Perdana Tahun Akademik 2024/2025 di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda. Senin (26/8).


Selain Rektor, Kuliah Umum ini juga dihadiri oleh Ketua Senat, Wakil Rektor, Plt. Kabiro, Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Unit, Pejabat Fakultas, Dosen, dan Tenaga Kependidikan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

Mengusung tema “Membangun Harmoni dan Toleransi Melalui Moderasi Beragama”, Kuliah Umum ini menghadirkan Dr. K.H. Marzuki Wahid, M.A., Rektor Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

“UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda mengadakan kuliah umum sebagai kuliah perdana tahun akdemik 2024/2025 yang dikemas dengan tema Membangun Harmoni dan Toleransi Melalui Moderasi Beragama,” ucap Prof. Zurqoni dalam sambutannya.

“Moderasi beragama dipilih sebagai tema karena UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda ingin memberi pemahaman sekaligus penguatan tentang makna dan bagaimana moderasi beragama kepada segenap sivitas akademika,” jelasnya.

Moderasi beragama bertujuan untukmenanamkan nilai-nilai moderat yang saling menghargai di antara pemeluk agama yang berbeda. Moderasi beragama memunculkan keseimbangan antara pemahaman agama yang mendalam dengan sikap toleransi terhadap perbedaan. Hal ini akan membangun hubungan yang harmonis antar umat beragama untuk menciptakan kehidupan yang damai.

“Moderasi beragama sebagai konsep keberagamaan yang mengedepankan konsep kerukunan. Mencegah munculnya sikap ekstrem dan radikal yang dapat memicu konflik. Saya yakin UINSI mampu hidup berdampingan rukun di masyarakat yang plural karena keruunan sumber dari kedamaian,” jelasnya.

“Kuliah umum ini sebagai awalan yang nanti akan dilanjutkan dengan penguatan moderasi beragama melalui mata kuliah yang ada di UINSI, selain itu ada juga penguatan-penguatan moderasi beragama dalam bentuk kegiatan lain,” lanjutnya.

“Melalui kegiatan-kegiatan ini harapannya tidak ada ekstremisme dan radikalisme di lingkungan kampus dan bisa menjanali kehidupan beragama yang moderat damai sesuai ajaran Islam yang sesungguhnya,” pesan Prof. Zurqoni pada akhir sambutannya.


Kuliah Umum ini pun berlangsung dengan khidmat dan mengundang antusias mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dengan mmeberikan pertanyaan usai pemaparan materi oleh Dr. K.H. Marzuki Wahid, M.A. (HUMAS/ns)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»