SAMARINDA, UINSI NEWS,- Momentum Ramadhan hingga Idul Fitri dimanfaatkan para Guru Besar Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda untuk mengambil peran keagamaan di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan, mulai dari kultum tarawih, kultum subuh, kajian keislaman, hingga menjadi khatib dan imam, kontribusi keilmuan para akademisi ini hadir langsung di ruang-ruang publik.
Selama bulan Ramadhan, sejumlah Guru Besar UINSI aktif mengisi kegiatan keagamaan di berbagai wilayah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Prof. Dr. Zurqoni, Prof. Dr. Muhammad Nasir, Prof. Dr. Zamroni, Prof. Dr. H. Muhammad Tahir, Prof. Dr. H. Abzar Duraesa, dan Prof. Dr. Muchammad Eka Mahmud tercatat mengisi kultum tarawih di IKN. Selain itu, Prof. Dr. H. Bambang Iswanto juga turut berkontribusi melalui kultum Subuh di kawasan yang sama.

Di lingkungan kampus dan masyarakat, kegiatan keagamaan juga diisi oleh para Guru Besar melalui berbagai forum kajian. Prof. Alfitri misalnya, mengisi kajian zuhur dalam program Berkah Ramadan UINSI, sementara Prof. Dr. H. Mukhamad Ilyasin, Prof. Khojir, Prof. Dr. Abdul Majid dan Prof. Dr. Hj. Darmawati berkontribusi melalui kajian keislaman bersama masyarakat.

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa peran akademisi tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga hadir langsung dalam kehidupan masyarakat melalui berbagai forum keagamaan.
Memasuki puncak Ramadhan, yakni Hari Raya Idul Fitri, para Guru Besar UINSI kembali dipercaya mengisi mimbar keagamaan di berbagai titik. Prof. Dr. Muhammad Nasir tercatat sebagai khatib di Masjid Al-Ma’ruf, sementara Prof. Dr. Zamroni menyampaikan khutbah Idul Fitri di Masjid Pelita. Di lokasi lain, Prof. Dr. Khojir mengisi khutbah di Masjid Hidayatulloh Muqorrobin, serta Prof. Dr. H. Bambang Iswanto bertugas sebagai imam dan khatib di Ballroom Hotel Senyiur.
Rektor UINSI, Prof. Dr. Zurqoni akan menyampaikan Khutbah Idul Fitri di Islamic Center Samarinda. Pada saat yang sama, Prof. Dr. H. Abzar Duraesa dipercaya menyampaikan khutbah idul fitri di Masjid Negara IKN.
Tak hanya pada momentum Idul Fitri, beberapa Guru Besar juga turut mengisi khutbah Salat Jumat di berbagai masjid, memperluas jangkauan kontribusi keagamaan mereka di tengah masyarakat.
Keterlibatan para Guru Besar ini mencerminkan peran aktif UINSI dalam menjembatani nilai-nilai keilmuan dan keagamaan dengan kehidupan masyarakat. Momentum Ramadan dan Idul Fitri menjadi salah satu ruang aktualisasi kontribusi tersebut, khususnya dalam bidang keagamaan.
Namun demikian, peran Guru Besar UINSI tidak terbatas pada aktivitas keagamaan selama Ramadhan dan idul fitri semata, melainkan juga mencakup berbagai kontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang lebih luas.


