SAMARINDA, UINSI NEWS — Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus memacu langkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dalam amanat apel rutin Senin pagi di halaman Rektorat, Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) UINSI, Dr. Suratman, M.Pd., menegaskan pentingnya komitmen kolektif seluruh sivitas akademika untuk memenuhi indikator penilaian Zona Integritas (ZI).
Menindaklanjuti arahan terbaru dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI, Dr. Suratman menyampaikan bahwa pemenuhan evidence (bukti fisik dan digital) merupakan aspek krusial yang tidak bisa ditawar. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi fungsi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang telah dimiliki universitas.
“Kita sudah memiliki fasilitas PTSP yang sangat representatif dan bagus. Ke depannya, pemanfaatan layanan ini harus lebih maksimal. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital untuk mendukung evidenceZona Integritas kita,” ujar Dr. Suratman di hadapan peserta apel (4/5).
Penyampaian ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) terkait Zona Integritas yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada pimpinan dan staf. Penekanan ini menjadi sangat relevan mengingat UINSI Samarinda didapuk menjadi salah satu pilot project tahun 2026.
Sebagai unit yang membidangi pengawasan dan pemenuhan dokumen, SPI meminta seluruh unit terkait di bawah naungan Rektorat untuk mulai bergerak serentak dalam melengkapi data dukung yang diperlukan.
Lebih lanjut, Dr. Suratman menekankan bahwa pencapaian WBK dan WBBM bukan sekadar tanggung jawab tim kecil, melainkan kerja besar institusi. Transformasi layanan publik yang transparan dan akuntabel melalui PTSP diharapkan menjadi bukti nyata bahwa UINSI serius dalam melakukan reformasi birokrasi.
“Ini adalah upaya dan komitmen kita bersama. Status sebagai pilot project di tahun 2026 adalah tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan bahwa UINSI Samarinda mampu memberikan pelayanan terbaik yang bersih dari praktik KKN,” pungkasnya.
Dengan semangat apel Senin ini, diharapkan seluruh komponen di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dapat bersinergi guna memastikan setiap tahapan penilaian ZI berjalan sesuai target, demi mewujudkan tata kelola kampus yang unggul dan berintegritas.
Penulis : Novan Halim Editor: Nisa Rahmawati









