THAILAND, UINSI NEWS,-Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) terus memperluas jejaring internasionalnya. Melalui Jurusan Pendidikan Madrasah, FTIK resmi menjalin kerja sama strategis dengan Samakisast Wittaya School, Thailand, melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA), Senin (4/5/2026).
Kerja sama ini melibatkan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), sebagai bagian dari upaya penguatan kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan Islam, pendidikan anak usia dini, dan pendidikan dasar.
Penandatanganan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Jurusan Pendidikan Madrasah FTIK UINSI Samarinda, Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I., didampingi Sekretaris Jurusan Wildan Saugi, M.Pd., serta Koordinator Prodi PGMI Marniati Kadir, M.Pd. Dari pihak mitra, Samakisast Wittaya School diwakili langsung oleh Mudir Ma’had, Muhammad Lehduwee.
Kehadiran para pimpinan dari kedua institusi menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan dan saling menguatkan. Kolaborasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi diarahkan pada implementasi program nyata yang berdampak langsung bagi pengembangan institusi dan sumber daya manusia.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka ruang kolaborasi akademik lintas negara, sekaligus memperluas wawasan internasional bagi mahasiswa dan dosen,” ungkap Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I., didampingi Wildan Saugi, M.Pd., dan Marniati Kadir, M.Pd.
Melalui kesepakatan ini, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, di antaranya kuliah tamu internasional, seminar bersama, praktik pengalaman lapangan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen. Selain itu, pengembangan inovasi pembelajaran berbasis pengalaman lintas budaya juga menjadi fokus utama kerja sama.
Bagi FTIK UINSI Samarinda, kemitraan ini menjadi pintu masuk penting dalam memperkenalkan praktik pendidikan Islam Indonesia di kancah global, sekaligus mempelajari dinamika pendidikan di lingkungan sekolah Islam Thailand. Interaksi lintas budaya ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, komunikatif, dan memiliki perspektif global.
Pihak Samakisast Wittaya School Thailand menyambut positif kolaborasi ini sebagai langkah awal dalam membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat. Mereka berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat timbal balik bagi kedua institusi.
Dengan penandatanganan MoA dan IA ini, FTIK UINSI Samarinda semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dalam membangun jejaring internasional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam penguatan pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara, di tengah tantangan globalisasi dan transformasi pendidikan yang terus berkembang.#








