Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam UINSI Berkolaborasi dengan FEB UGM Gelar Workshop Karya Ilmiah Konseptual bagi Mahasiswa

SAMARINDA, UINSI NEWS, – Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam menyelenggarakan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Konseptual bagi Mahasiswa.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Ahmad Syarif, M.Sc., Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah FEBI UINSI Samarinda, dan Akhmad Akbar Susamto, Ph.D., Dosen FEB UGM dan Direktur Riset CORE Indonesia. Rabu, (26/8).

Workshop tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman mengenai proses penyusunan karya tulis ilmiah, khususnya karya ilmiah konseptual. Peserta diajak memahami bagaimana sebuah gagasan ilmiah dapat dibangun secara sistematis, mulai dari menemukan isu, mengidentifikasi permasalahan, menelaah literatur, hingga menyusun argumentasi dan kerangka konseptual.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa dari lingkungan UINSI Samarinda. Sejumlah peserta dari berbagai perguruan tinggi turut berpartisipasi dalam workshop tersebut. Peserta berasal dari berbagai wilayah, khususnya Kalimantan, Jawa, dan Sumatra, sehingga kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan lintas kampus.

Dalam pemaparannya, Ahmad Syarif, M.Sc. menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan untuk melihat fenomena dan persoalan yang dapat dikembangkan menjadi sebuah gagasan ilmiah. Menurutnya, proses penulisan karya ilmiah tidak semata-mata dimulai dari keinginan untuk menyelesaikan tugas akademik, tetapi dari kemampuan penulis dalam memahami persoalan dan mencari posisi akademiknya melalui berbagai literatur.

Mahasiswa, lanjutnya, perlu dibiasakan untuk membaca secara kritis dan tidak hanya mengumpulkan teori atau pendapat para ahli. Melalui proses pembacaan yang mendalam, mahasiswa dapat menemukan celah penelitian atau research gap yang selanjutnya dapat dikembangkan menjadi sebuah argumentasi dan gagasan konseptual.

“Karya tulis ilmiah konseptual bukan hanya tentang merangkum berbagai teori. Mahasiswa harus mampu menghubungkan berbagai gagasan, menemukan persoalan, kemudian membangun argumentasi yang memiliki nilai dan kontribusi akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Akhmad Akbar Susamto, Ph.D. memberikan penguatan mengenai pentingnya ketelitian dalam membangun argumentasi ilmiah. Ia menjelaskan bahwa kualitas sebuah tulisan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya referensi yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan penulis dalam melakukan analisis dan sintesis terhadap berbagai literatur.

Menurutnya, seorang penulis perlu memahami perkembangan diskusi akademik mengenai topik yang dibahas. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengetahui apa yang telah dibahas oleh penelitian sebelumnya, persoalan apa yang masih belum terjawab, serta kontribusi apa yang dapat ditawarkan melalui karya ilmiah yang disusun.

Workshop ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami bahwa karya tulis ilmiah merupakan bagian dari proses berpikir kritis. Melalui kemampuan membaca, menganalisis, dan menyusun argumentasi, mahasiswa dapat menghasilkan tulisan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Pelaksanaan kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan dan bantuan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ekonomi Syariah yang turut membantu kelancaran workshop. Keterlibatan HMPS menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus menunjukkan semangat kolaborasi antara program studi dan mahasiswa dalam membangun budaya akademik.

Melalui kolaborasi antara Prodi Ekonomi Syariah FEBI UINSI Samarinda dan Dosen FEB UGM ini, diharapkan ke depan semakin terbuka peluang kerja sama dalam berbagai kegiatan akademik lainnya. Tidak hanya dalam bentuk workshop, kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa, pengembangan penelitian, serta penguatan budaya publikasi ilmiah.

Dengan terselenggaranya workshop ini, para peserta diharapkan semakin percaya diri untuk memulai proses penulisan karya ilmiah. Kemampuan menemukan persoalan, menelaah literatur, mengidentifikasi research gap, dan membangun kerangka konseptual diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas.

Penulis : Ahmad Syarif | Editor : Novan Halim

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»