Selasar MABA X Reuni Akbar UINSI Samarinda Hadirkan Al Habib Ali Zaenal Abidin al Hamid Bahas Transformasi Humanistik Berbasis Prophetic Wisdom

SAMARINDA, UINSI NEWS – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melalui Program Studi Ilmu Hadis dan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyelenggarakan kegiatan Selasar MABA X Reuni Akbar dengan menghadirkan Al Habib Ali Zaenal Abidin al Hamid sebagai pemateri kuliah umum. Senin, (31/8).

Mengangkat tema “Transformasi Humanistik Berbasis Prophetic Wisdom: Sinergi Nilai Al-Qur’an dan Ukhuwah dalam Rekonstruksi Peradaban Insani,” kegiatan ini berlangsung di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda dan diikuti oleh sivitas akademika, mahasiswa, serta alumni FUAD UINSI Samarinda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan I FUAD UINSI Samarinda Dr. Mursalim, M.Ag. yang mewakili Dekan FUAD, Wakil Dekan III FUAD Dr. Moh. Salehuddin, M.Pd., Koordinator Program Studi Ilmu Hadis Suherman, M.Hum., Koordinator Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Ibnu Khaldun, M.IRKH., serta jajaran sivitas akademika FUAD UINSI Samarinda.

Dalam sambutannya, Dr. Mursalim, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ruang penguatan keilmuan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan sivitas akademika.

Menurutnya, kegiatan akademik seperti ini memiliki peran penting dalam memperluas wawasan keislaman mahasiswa serta menanamkan nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan keilmuan, tetapi juga dapat memperkuat silaturahmi, membangun ukhuwah, dan mengambil nilai-nilai keteladanan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada sesi utama, Al Habib Ali Zaenal Abidin al Hamid menyampaikan materi mengenai pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi dalam membangun karakter manusia yang berakhlak dan memiliki kepedulian sosial.

Melalui konsep Prophetic Wisdom, beliau menekankan bahwa nilai-nilai kenabian tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis, menghadirkan kemanusiaan, serta mendorong lahirnya peradaban yang berlandaskan akhlak dan ukhuwah.

Penyampaian materi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan peserta kegiatan untuk berdialog langsung serta memperdalam pemahaman terhadap tema yang disampaikan.

Kegiatan Selasar MABA X Reuni Akbar menjadi momentum bagi FUAD UINSI Samarinda dalam memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, alumni, dan program studi. Selain menjadi sarana pengembangan wawasan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan generasi mahasiswa yang unggul secara intelektual, memiliki karakter humanis, serta berkomitmen dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Melalui berbagai kegiatan akademik dan keilmuan, FUAD UINSI Samarinda terus berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, tradisi keilmuan, dan kebutuhan masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman.

Penulis: M. Denis
Editor: Selvi Ramadhani

 

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»