SAMARINDA, UINSI NEWS, — Sebanyak 59 siswa-siswi bersama 6 guru pendamping MAN Insan Cendekia Kabupaten Paser berkunjung ke Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda dalam agenda study tour dan silaturahmi kampus, Rabu (4/11). Rombongan diterima di Aula Rektorat Lantai 3 dalam suasana hangat, diwarnai pemaparan keunggulan kampus dan motivasi melanjutkan studi.
Kasubbag Layanan Akademik UINSI Samarinda, H. Faisal Halim, S.Sos.I., M.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa kampus UINSI Samarinda terbuka bagi para siswa yang ingin mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Wahyudiyanto, S.Pd., MM selaku perwakilan guru MAN Insan Cendikia menjelaskan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah terjalin antara MAN Insan Cendekia Paser dan UINSI Samarinda. Kegiatan serupa disebut telah menjadi agenda rutin bagi siswa kelas 10 sebagai bekal menentukan pilihan studi.
“Dari jauh dan melihat langsung itu berbeda, pengalamannya berbeda. Kami berharap dengan melihat langsung akan tumbuh inspirasi di antara kami untuk bisa berkuliah dan memajukan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Kepala Pusat Informasi dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UINSI Samarinda, Dr. Ridho Mutaqqien, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan posisi UINSI sebagai satu-satunya kampus keagamaan Islam negeri di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sekaligus kampus pertama di wilayah tersebut yang meraih AKREDITASI UNGGUL.
Ia memaparkan sejumlah fasilitas dan program yang menjadi nilai tambah kampus, antara lain klinik kesehatan dengan layanan berobat gratis bagi mahasiswa, asrama untuk putri dan putra, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) mulai dari pramuka, english community, seni dan musik, gerakan mahasiswa pecinta alam (gempa) hingga olahraga, serta sarana prasarana lainnya.
“Kalau kalian ingin memilih program studi umum di PTKIN, di sini ada Ilmu Lingkungan, Informatika, dan Sistem Informasi melalui jalur SNBP dan SNBT, terangnya.
Ia menambahkan, UINSI memiliki empat fakultas yang menaungi program studi keagamaan dan umum, di antaranya Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, Manajemen Pendidikan Islam, Biologi, Matematika, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Hukum Keluarga, Hukum Tata Negara, Hukum Ekonomi Syariah, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan Konseling Islam, serta Manajemen Dakwah.
“Satu hal yang ingin kami sampaikan, tidak semua harus belajar agama. Di sini juga banyak program-program dari ilmu matematika, biologi, dan sebagainya,” tambahnya.
Dalam sesi promosi, Dr. Ridho menyoroti peluang besar bagi lulusan Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, setiap tahun sekitar 5.000 PNS bidang pendidikan agama Islam memasuki masa pensiun, sehingga kebutuhan guru bersertifikasi di Kementerian Agama masih sangat terbuka.
“Kalau Pendidikan Agama Islam, lulusannya bisa ke mana-mana, bisa mengajar di SMA, SMP, SD, hingga MI. Ini kesempatan kalian,” ujarnya.
Ia juga menyinggung capaian mahasiswa UINSI yang lolos seleksi nasional dan mengikuti kegiatan riset berskala internasional, sebagai gambaran pengalaman akademik yang bisa diraih calon mahasiswa.
Dari sisi kesiswaan, MAN Insan Cendekia Paser menegaskan komitmennya mendampingi siswa memilih jalur studi yang tepat. Guru pendamping dinilai berperan penting mengarahkan siswa agar tidak salah langkah dalam menentukan kampus.
Kunjungan ditutup dengan arahan bagi siswa untuk berkeliling mengenal lingkungan kampus, termasuk asrama, fasilitas kampus dan unit kegiatan mahasiswa, sebelum rombongan kembali ke Paser.
Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati















