SAMARINDA, UINSI NEWS,- UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Gelar Rapat Pembentukan Pengurus Forum Orang Tua Mahasiswa (FORMAWA) UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Periode 2024 – 2028.
Pada kesemptan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Prof. Dr. H. Muhammad Tahir, S.Ag., M.M., hadir mewakili Rektor untuk memberikan arahan.
“Forum ini menaungi para orang tua mahasiswa sekaligus upaya mendidik putra-putri kita. Ini juga sebagai kerja sama antara forum orang tua mahasiswa dan sivitas akademika UINSI Samarinda agar tetap dalam pengawasan bersama,” jelasnya.
“Forum ini juga bisa menjadi solusi dalam peninjauan ulang baik itu UKT, Beasiswa dan hal hal yang meringankan jika dalam proses studi seorang mahasiswa terkena musibah atau hambatan lain. Kami juga sangat mengharapkan adanya informasi-informasi jika mahasiswa kita mendapatkan prestasi akademik dan non akademik untuk bisa diproses pada beasiswa sehingga dapat meringankan biaya,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Daldiri, Ketua FORMAWA Periode 2020 – 2024 menyampaikan sambutan sekaligus pernyataan demisioner.
“Ada komunikasi koordinasi dan ada sinergi agar mahasiswa tetap dalam pengawasan pihak lembaga dan orang tua. aspirasi dan komunikasi bisa disampaikan kepada ketua forum untuk bersama-sama mencari solusi,” ucapnya.
“Pembentukan FORMAWA Baru kami harapkan bisa melayani dan berkontribusi dalam kegiatan lembaga mulai dari mahasiswa PBAK sampai wisuda dalam artian orang tua mempercayakan anaknya kuliah di UINSI dan diserahkan kemudian sampai lulus atau wisuda sebagai pelepasan mahasiswa kepada lembaga untuk diserahkan kepada orang tua masing-masing,” lanjutnya.
Melalui rapat ini ditetapkan juga kepengurusan baru dengan Dr. H. Akhmad Ridhani sebagai ketua Formawa, H. Muhammad Mahmud, S.Pd.I. sebagai Wakil Ketua, Muhammad Ziad, SE., sebagai sekretaris dan Khairin Ulfah, S.Pd.I. sebagai Bendahara.
Ketua Formawa Terpilih Periode 2024 – 2028, Dr. H. Akhmad Ridhani, turut beri sambutan dan berharap hadirnya FORMAWA diharapkan bisa memberi manfaat dan keberkahan bagi orang tua, mahasiswa, dan lembaga.
“Semoga kita bisa menjalankan amanah sebagai penyambung aspirasi bapak ibu ke lembaga agar proses perkuliahan anak anak kita selesai dengan lancar. jangan sampai anak UINSI tidak bisa berkuliah karna tidak bisa bayar UKT itu akan kita pegang teguh sebagai forum yang menjembatani aspirasi orang tua kepada lembaga,” ucapnya. (HUMAS/li)