SAMARINDA, UINSI NEWS – UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, sambut mahasiswa pada Kuliah Tatap Muka Perdana Tahun Akademik 2025/2026, (Senin 8/9)
Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda menegaskan bahwa UINSI Samarinda akan memperkuat sistem perkuliahan dengan kurikulum berbasis cinta dan eco-theologi yang relevan dengan kebutuhan zaman sesuai arahan Menteri Agama.
“UINSI berkomitmen mengembangkan kurikulum berbasis cinta dan eco-teologi. Kurikulum berbasis cinta berarti pendidikan kita berorientasi pada kasih sayang, saling menghargai, dan menghormati sesama. Sedangkan eco-teologi menekankan kesadaran ekologis dalam perspektif keislaman, agar mahasiswa memiliki tanggung jawab moral terhadap kelestarian alam,” sesuai surat edaran dari Kementrian Agama jelas Prof. Zurqoni.
Beliau menambahkan bahwa kurikulum ini akan menjadi landasan bagi mahasiswa baru untuk menempuh perjalanan akademik sekaligus membangun karakter keislaman berakhkaqul karimah.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa cinta kasih, kepedulian sosial, serta kesadaran lingkungan yang kuat,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kurikulum dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., menyampaikan pesannya terakit kuliah perdana ini menjadi momentum penting untuk mengawali semester ganjil tahun akademik 2025/2026.
“Kuliah perdana ini bukan hanya seremonial, tetapi titik awal bagi mahasiswa baru mengenal nilai-nilai akademik dan spiritual di UINSI. Semester ganjil 2025/2026 ini kami perkuat dengan inovasi kurikulum, termasuk integrasi kurikulum yang sudah dijalankan dengan kurikulum cinta dan eco-teologi ke dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Beliau menekankan bahwa penguatan kurikulum ini akan berkesinambungan dengan berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik.
“Kami ingin mahasiswa baru dapat menjalani perkuliahan dengan semangat, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan global dengan landasan nilai-nilai Islami yang moderat dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Kuliah perdana ini sekaligus menjadi awal UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dalam menghadirkan pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan visi: “unggul dalam pengembangan masyarakat”. Menjadi kampus bertaraf internasional.
_Spiritualitas, Intelektualitas, dan Profesionalitas_
Penulis : Novan Halim | Editor : Agus Prajitno





