Para pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan maha santri Ma’had Al-Jami’ah UINSI Samarinda hadir dan mengikuti peringatan yang bertema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” tersebut.
Apel ini dipimpin oleh Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (APK) UINSI Samarinda, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, Prof Nasir membacakan amanat dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Prof. Nasir, Menteri Sosial menegaskan tiga keteladanan pahlawan:
1. Kesabaran dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan; kemenangan lahir dari kesabaran yang ditempa waktu dan keikhlasan.
2. Mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya; kehormatan sejati terletak pada manfaat yang ditinggalkan, bukan jabatan yang dimiliki.
3. Pandangan jauh ke depan; perjuangan adalah amanah kemanusiaan, darah dan air mata para pahlawan menjadi doa yang tak padam bagi generasi mendatang.
Mensos juga menegaskan bahwa perjuangan masa kini tak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian, demi memastikan tak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Seruan ditutup dengan ajakan bekerja, bergerak, dan berdampak, menyalakan api pengabdian agar tak pernah padam.
Upacara juga diwarnai dengan pembacaan pesan perjuangan pahlawan nasional oleh duta-duta UINSI yang menjadi bagian dari momen penuh penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Pesan-pesan ini mengingatkan kita akan makna perjuangan yang telah ditorehkan oleh para pahlawan bangsa. Bung Karno, sebagai sosok yang mempelopori kemerdekaan, selalu menekankan bahwa “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” Pesan ini mencerminkan betapa pentingnya menghargai setiap perjuangan, baik itu dalam wujud darah dan air mata yang telah dicurahkan, maupun dalam bentuk semangat kebersamaan dan gotong-royong yang tiada henti.
Di akhir pesan, kita diajak untuk merenungkan kembali apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan dan bagaimana kita dapat memberikan kontribusi terbaik kita dalam kehidupan sehari-hari, di dalam dunia pendidikan, dunia kerja, maupun dalam setiap aktivitas yang bermanfaat untuk negara. Dengan semangat yang terus menyala, kita akan mampu menjaga dan melanjutkan api perjuangan yang telah diterangi oleh para pahlawan kita.
Peringatan Hari Pahlawan di UINSI Samarinda tidak hanya menjadi momen untuk mengenang jasa-jasa pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri setiap sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diingatkan kembali akan tanggung jawab kita sebagai generasi penerus bangsa untuk tidak hanya menikmati hasil perjuangan, tetapi juga untuk aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi bangsa.
Upacara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al Ustadz Moh Nasrun, M.Pd.I. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Doa dipanjatkan dengan khidmat memohon kepada Allah untuk keselamatan bangsa dan agar para pahlawan ditempatkan disurga atas jasa dan pengorbanannya.
Selamat Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 – “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”
Penulis: Selvi Ramadhani
Editor: Agus Prajitno









