SURAKARTA, UINSI NEWS — Sivitas akademika UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Ramadiva Muhammad Akhyar, S.Sos.I., M.A., dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) berhasil menjadi salah satu peraih Best Presenter dalam ajang International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026.
Konferensi internasional yang mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” tersebut diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta dan menghadirkan para akademisi nasional maupun internasional. Tercatat sekitar 220 artikel ilmiah masuk dalam proses seleksi, yang kemudian dipresentasikan dalam 20 ruang paralel, masing-masing diisi sekitar 10 presenter.
Dalam forum diskusi ilmiah bergengsi tersebut, Ramadiva tampil bersama tim peneliti, yakni Afita Nur Hayati, S.Sos., M.Si. dan Dr. Sai Handari, S.Pd., M.Pd. Mereka mengangkat gagasan tentang pentingnya etika keislaman dalam berdakwah dalam menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Presentasi yang disampaikan memaparkan (AI) harus diposisikan sebagai wasilah (sarana), bukan ghayah (tujuan). Teknologi, dalam perspektif keislaman, tidak boleh menjadi otoritas moral yang otonom, melainkan harus tetap berada dalam kendali manusia dengan berlandaskan nilai-nilai maqāṣid al-sharī‘ah serta etika Qur’ani seperti tabayyun, qaulan sadidan, dan qaulan baligha. Pendekatan ini menempatkan kemaslahatan publik (maslahah) sebagai orientasi utama dalam praktik inovasi digital.
Penghargaan Best Presenter diberikan berdasarkan kualitas substansi akademik, kedalaman analisis, relevansi terhadap tema konferensi, serta kemampuan penyampaian yang sistematis dan argumentatif. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINSI Samarinda di kancah akademik internasional.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan eksistensi keilmuan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UINSI Samarinda dalam mengembangkan kajian keislaman yang responsif terhadap tantangan zaman, serta mendorong integrasi antara nilai-nilai normatif Islam dan perkembangan teknologi kontemporer.
Semoga capaian ini semakin memperkuat tradisi akademik, riset, dan publikasi ilmiah di lingkungan UINSI Samarinda, serta menginspirasi dosen dan mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam diskursus global yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan peradaban.
Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati





