Dampingi Menteri Agama Kunjungan Kerja di IKN, Rektor UINSI Tegaskan Peran Kampus dalam Membangun Peradaban dan Harmoni Antarumat Beragama

IKN, UINSI NEWS — Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda turut mendampingi Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama RI, dalam kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Jum’at (20/2).

Kunjungan tersebut diisi dengan berbagai agenda strategis yang menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat peradaban yang berlandaskan nilai spiritual dan harmoni antarumat beragama.

Salah satu momen bersejarah dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah pelaksanaan salat dan khutbah Jum’at pertama di Masjid Negara IKN, di mana Menteri Agama bertindak sebagai khatib. Dalam khutbahnya, Menteri Agama menegaskan bahwa Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan diproyeksikan sebagai simbol penguat toleransi dan harmoni antarumat beragama di Indonesia.

Dalam rangka menguatkan semangat toleransi dan harmoni tersebut, Menteri Agama dalam kunjungan kerjanya telah meninjau langsung sejumlah fasilitas pendukung di kawasan IKN. Peninjauan meliputi lokasi pesantren dan lokasi Madrasah Terpadu (RA, MI, MTs dan MA) yang akan segera dibangun, Meninjau Basilika/Gereja, kunjungan ke istana negara hingga menanam pohon Attin, Zaitun, dan pohon lainnya di lokasi sekitar masjid IKN. Kunjungan kerja ini pun dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (21/2).

UINSI Samarinda sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara turut dilibatkan dalam menghidupkan toleransi dan harmoni tersebut melalui syiar Ramadhan di IKN.

UINSI terlibat dalam kegiatan Ramadhan 1447 H di Masjid Negara IKN bertajuk “Semesta Ramadan Asri”, program kolaborasi Otorita IKN dan Kementerian Agama melalui Talk Show dan kultum tarawih yang diisi oleh dosen-dosen UINSI Samarinda.

Kunjungan Kerja Menteri Agama dan keterlibatan satuan kerja vertikal dibawahnya, termasuk UINSI, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya tentang memindahkan pusat administrasi negara, tetapi juga membangun fondasi peradaban—di mana pendidikan, spiritualitas, dan moderasi beragama menjadi pilar utama.

Hadirnya UINSI dalam momen bersejarah ini pun menjadi implementasi nyata dari visi misi UINSI sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan peradaban masyarakat.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»