Rektor UINSI Beri Kultum Tarawih di Masjid Negara IKN, Sampaikan 4 Amalan Menuju Ketakwaan

IKN, UINSI NEWS,- Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sampaikan Kultum Tarawih di Masjid Negara IKN. Minggu (22/2).

Dalam rangkaian ibadah Sholat Isya dan Tarawih di Masjid Negara IKN, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., menyampaikan kultum bertema kerinduan umat Islam terhadap surga Allah SWT serta amalan-amalan yang mengantarkan seorang hamba meraihnya.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa memohon kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Beliau menegaskan bahwa setiap Muslim sejatinya merindukan surga dan berharap dipertemukan dengan kenikmatan abadi yang dijanjikan Allah SWT.

“Mayoritas umat Islam merindukan surga. Kerinduan itu bukan sekadar angan, tetapi harus dibuktikan dengan amal dan ketakwaan,” ujarnya.

Prof. Zurqoni menjelaskan bahwa terdapat empat golongan yang dirindukan oleh surga, yakni mereka yang amalannya menjadi sebab dimuliakan oleh Allah SWT.

Pertama, orang-orang yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an. Interaksi tersebut tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga memaknai substansi kandungannya serta mengamalkan seluruh ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala, dan Al-Qur’an menjadi obat serta penawar hati bagi mereka yang mendalami maknanya.

Kedua, mereka yang menjaga ucapan dan lisannya. Dalam era digital saat ini, menjaga lisan tidak hanya dalam bentuk perkataan langsung, tetapi juga dalam tulisan di media sosial. Menghindari ghibah, fitnah, serta adu domba menjadi bagian penting dari akhlak seorang mukmin.

Ketiga, orang-orang yang memiliki empati sosial dan gemar membantu sesama. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada mereka yang membutuhkan, merupakan wujud nyata dari keimanan yang hidup dalam hati.

Keempat, orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT. Puasa, sebagaimana disampaikan, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana pembentukan pribadi yang bertakwa.

“Puasa melatih kita menjadi insan yang lebih sabar, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Ketakwaan yang lahir dari keimanan itulah yang mengantarkan kita kepada keridhaan-Nya,” jelasnya.

Menutup kultumnya, Prof. Zurqoni mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas ibadah, agar termasuk dalam golongan hamba yang dirindukan surga.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, dengan harapan nilai-nilai yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Partisipasi ini menunjukkan bahwa UINSI hadir dan mengambil bagian dalam membangun ekosistem keilmuan dan spiritual di IKN. Hal ini juga menjadi penegas bahwa UINSI tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun fondasi spiritual dan moral bangsa.

Penulis : Lutfi Irawan

Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»