SAMARINDA, UINSI NEWS – Himpunan Mahasiswa KIP-Kuliah (HIMAKIPSI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggelar rangkaian agenda besar yang menggabungkan Upgrading, Pelantikan Pengurus Periode 2026/2027, serta peringatan Milad ke-9. Mengusung tema “Meneguhkan Identitas, Menguatkan Solidaritas, Menuju Himakipsi Berkualitas”, acara ini menjadi momentum krusial bagi transformasi organisasi.
Ketua Panitia, Muhammad Risky Alfiannur, dalam laporannya menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni tahunan atau wadah berkumpul biasa.
“Ini adalah ruang bagi setiap anggota untuk berkembang, meningkatkan kerja sama, dan membangun komunikasi yang lebih efektif. Kami berharap pengurus yang hadir hari ini memiliki kesiapan untuk berkontribusi dan berkomitmen penuh pada tujuan bersama,” ujar Risky.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum HIMAKIPSI, Abdul Bari, memberikan penekanan pada aspek keberlanjutan nilai organisasi. Ia meyakini bahwa meski tugas yang diemban pengurus baru tidaklah ringan, semangat kolektif akan menjadi kunci perubahan.
“Agenda ini adalah upaya kita menjaga nilai-nilai kepemimpinan dan kebersamaan. Selamat kepada rekan-rekan yang baru dilantik. Saya yakin dengan dedikasi kita, HIMAKIPSI akan melangkah ke arah yang jauh lebih baik,” tutur Abdul Bari di hadapan para hadirin.
Harapan besar juga datang dari Ketua MPO, Wafi Febriyana. Ia mengingatkan bahwa tema yang diusung bukan sekadar deretan kata tanpa makna. “Tema ini bukan slogan semata, melainkan janji yang harus diwujudkan dalam setiap aksi nyata selama masa jabatan 2026/2027,” tegasnya.
Hadir memberikan sambutan sekaligus arahan, Kasubbag Layanan Akademik UINSI Samarinda, Muhammad Faisal Halim, S.Sos.I., M.Pd., menyoroti pentingnya sumpah jabatan yang telah diucapkan. Beliau menekankan nilai ketaqwaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Sumpah jabatan bukan formalitas. Nilai ketaqwaan harus menjadi kompas agar setiap langkah organisasi tetap berada pada jalur keagamaan yang lurus,” ungkap beliau. Selain itu, beliau mengingatkan para mahasiswa untuk tetap menjaga adab kepada orang tua, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk integritas diri sebagai penerima beasiswa KIP-K yang terpilih.
Dari sisi teknis dan manajerial, Operator Utama KIP-K, Zawilhikam Mohammad, S.Kom., M.T., memberikan catatan penting terkait ketertiban administrasi. Sebagai mahasiswa pilihan pemerintah, para pengurus diminta menjadi teladan dalam pengisian aplikasi beasiswa agar tidak terjadi kelalaian yang merugikan.
“Organisasi ini jangan dianggap sebagai beban, melainkan harapan. Saling membantu, jaga solidaritas, dan pastikan administrasi tetap tertib. Kita harus menjadi sistem pendukung (support system) yang kuat satu sama lain,” pungkas Zawil.
Acara yang berlangsung khidmat ini diharapkan mampu mencetak kader-kader HIMAKIPSI yang tidak hanya unggul secara organisasi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kedisiplinan yang menjadi ciri khas civitas akademika UINSI Samarinda.
Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati










