SAMARINDA, UINSI NEWS – Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Dr. Nur Kholik Afandi, M.Pd., membuka peluang kolaborasi riset lintas institusi bersama mahasiswa Program Doktor Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (21/5).
Rencana kolaborasi tersebut mengemuka setelah pelaksanaan kuliah pakar daring pada Mata Kuliah Model Konseling Spiritual dan Religius Program Studi Doktor Bimbingan dan Konseling UNESA. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Nur Kholik Afandi hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai Model Spiritual Berbasis Kebersyukuran.
Dalam pemaparannya, Dr. Nur Kholik menjelaskan bahwa nilai-nilai spiritual, ketuhanan, dan kebersyukuran memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling. Ia juga menekankan pentingnya menghubungkan konsep-konsep keislaman dengan kajian ilmiah agar dapat dikembangkan secara lebih sistematis, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan layanan konseling modern.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh delapan mahasiswa Program Doktor Bimbingan dan Konseling UNESA serta satu dosen pendamping. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas peluang pengembangan model konseling spiritual yang berbasis pada nilai-nilai lokal dan keislaman.
Salah satu hasil penting dari forum akademik tersebut adalah munculnya rencana kerja sama riset lanjutan antara Dr. Nur Kholik Afandi dan salah satu mahasiswa Program Doktor Bimbingan dan Konseling UNESA, Islakhatus Saidah. Riset tersebut direncanakan mengambil lokus di Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Suryalaya dipilih karena dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki tradisi spiritual dan keagamaan yang kuat. Wilayah tersebut dinilai relevan untuk dikaji dalam pengembangan pendekatan konseling berbasis kearifan lokal, khususnya yang berkaitan dengan praktik spiritual, tasawuf, dan pemulihan kesehatan mental berbasis komunitas.
Kolaborasi antara dosen BKI UINSI dan mahasiswa doktor UNESA ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan kajian bimbingan dan konseling Islam di Indonesia. Melalui riset tersebut, konsep-konsep spiritual Islam diharapkan dapat dirumuskan ke dalam kerangka keilmuan bimbingan dan konseling yang lebih terukur, sistematis, dan kontekstual.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik UINSI Samarinda dengan perguruan tinggi lain, khususnya dalam bidang riset dan pengembangan keilmuan bimbingan dan konseling berbasis nilai-nilai keislaman.
Penulis: Dr. Sai Handari, M.Pd.
Editor: Selvi Ramadhani (HUMAS)




