SAMARINDA, UINSI NEWS – Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menerima kunjungan kehormatan dari Director Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kevin B. McCaughey. Kunjungan strategis ini dilakukan dalam rangka penjajakan kerja sama program pengembangan kapasitas bahasa Inggris yang berfokus pada kepemimpinan dan kesiapan dunia kerja bagi generasi muda di Kalimantan Timur. Senin, (8/6).
Program yang bertajuk Access Career English ini merupakan inisiatif global yang di Indonesia hanya dilaksanakan secara selektif di 6 kota, salah satunya adalah Kota Samarinda. Program ini juga bergerak melalui sinergi erat bersama kementerian terkait, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam pertemuan tersebut, Kevin B. McCaughey dan Yuliana menjelaskan bahwa Access Career English merupakan program intensif selama satu tahun dengan total 180 jam pembelajaran. Program ini dirancang bukan sebagai kursus bahasa Inggris konvensional, melainkan sebuah inkubasi untuk memperkenalkan tradisi Amerika dalam hal kewirausahaan (entrepreneurship), pemecahan masalah (problem-solving), serta kepemimpinan masyarakat (civic leadership) yang diadaptasikan dengan konteks lokal.
Sasarannya adalah merekrut sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat dua (young leaders) dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki inisiatif dan potensi kepemimpinan tinggi, serta para lulusan baru (fresh graduates) yang belum memiliki pengalaman kerja. Melalui sistem seleksi yang ketat, para partisipan terpilih nantinya akan dipersiapkan untuk membangun kepercayaan diri dalam memimpin proyek, bekerja dalam tim, dan memperluas jejaring (networking) profesional.
Sebagai bentuk komitmen penuh terhadap pemberdayaan pemuda, pihak RELO menegaskan bahwa seluruh materi pembelajaran dalam program ini bersifat gratis. Bahkan, para peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan tunjangan berupa gaji, uang transportasi, serta dukungan akomodasi lainnya.
Dalam skema kemitraan ini, RELO mencari institusi lokal yang siap menjembatani dan memfasilitasi kebutuhan operasional kegiatan, mulai dari penyediaan ruang kelas hingga media pembelajaran. Pihak Kedutaan AS juga akan memberikan kompensasi penggantian biaya utilitas atas penggunaan fasilitas kampus tersebut.
Menanggapi peluang emas ini, Prof. Dr. M. Nasir, M.Ag. menyambut hangat kedatangan delegasi RELO di kampus UINSI Samarinda. Beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran langsung Direktur RELO dan dipilihnya Samarinda sebagai mitra strategis program internasional ini.
“Terima kasih atas kunjungan Mr. Kevin B. McCaughey selaku Direktur RELO Kedutaan Besar Amerika Serikat ke UINSI Samarinda. Kami sangat menyambut baik peluang kolaborasi ini. UINSI Samarinda saat ini terus bertransformasi dan memiliki 33 program studi. Tidak hanya berfokus pada studi keagamaan, kami juga memiliki berbagai program studi umum yang sangat relevan dengan program ini, seperti Tadris Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Lingkungan, Sistem Informasi, dan lain sebagainya,” ujar Prof. Nasir.
Pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti ke tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama teknis. Kehadiran program Access Career English di UINSI Samarinda diproyeksikan akan menjadi batu loncatan besar bagi mahasiswa dan alumni muda di Samarinda untuk meningkatkan daya saing dan keterampilan inovatif mereka di kancah global.
Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati






