UMKM Sungai Merdeka Didorong Naik Kelas melalui Etika Bisnis, Branding, dan Sertifikasi Halal

SAMBOJA, UINSI NEWS, — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berdaya, profesional, dan berdaya saing terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) didampingi oleh mahasiswa KKN UINSI Samarinda di Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja. Rabu, (12/8).

Kegiatan PKM yang diisi oleh tiga dosen dari Fakultas Ekonomi ini mengangkat berbagai aspek penting dalam pengembangan UMKM, mulai dari penerapan etika bisnis Islam, penguatan branding dan pemasaran, hingga pendampingan sertifikasi halal berbasis digital.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Lurah Sungai Merdeka, Hj. Ruqiah, S.Pd.I, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Bapak Aji Dipa Mangku, Kasi Sosial Kelurahan Sungai Merdeka.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Aiptu Aroth Rumahorbo dan Briptu Nur Eko Trisniawan Putra, S.H., Babinsa Bapak Udi Sahudi, perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sungai Merdeka, serta perwakilan Yayasan Jejak Pulang Kaltim.

Dalam pemaparannya, Dr. Hj. Norvadewi, M.Ag. membawakan materi “Penerapan Etika Bisnis Islam dan Sertifikasi Halal untuk Mewujudkan UMKM yang Berdaya dan Berkah.” Materi ini menekankan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari bagaimana proses bisnis dijalankan secara jujur, amanah, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar pemenuhan kewajiban, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.

Sementara itu, Nurul Fadhillah, M.E. mengajak pelaku UMKM untuk berani naik kelas melalui materi “UMKM Naik Kelas: Branding, Viral, Laporan Keuangan, dan Peningkatan Penjualan.” Para pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas merek, memanfaatkan media digital untuk pemasaran, serta melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan secara lebih tertib.

Menurutnya, produk yang baik perlu didukung dengan branding yang kuat, strategi pemasaran yang tepat, dan laporan keuangan yang sehat agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Tikawati, S.E., M.Si. dengan tema “SMART HALAL UMKM: Pendampingan Sertifikasi Halal Berbasis Digital.” Materi ini memberikan penguatan praktis kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya sertifikasi halal sekaligus bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mempermudah proses pendampingan dan pemenuhan persyaratan sertifikasi halal.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk melihat usaha secara lebih komprehensif: halal produknya, baik tata kelolanya, kuat mereknya, tertib keuangannya, dan luas jangkauan pemasarannya.

Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem UMKM Kelurahan Sungai Merdeka yang semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai etika dan keberkahan dalam berusaha.

Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, LPM, dan pelaku usaha, UMKM Sungai Merdeka diharapkan tidak hanya mampu “naik kelas” secara bisnis, tetapi juga “naik nilai” melalui usaha yang halal, amanah, dan berkelanjutan.

Penulis : Tikawati | Editor : Novan Halim

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»