Pimpin Apel Rutin, Kabiro AUPK UINSI Samarinda Ajak Pegawai Teladani Rasulullah dan Rutinkan Selawat

SAMARINDA UINSI NEWS, — Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menggelar apel rutin yang diikuti oleh jajaran pegawainya. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Taufik Rahman, S.Ag., M.Pd., menyampaikan pesan mendalam terkait momentum bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Senin, (31/8).

Mengawali amanatnya, Kabiro AUPK mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT serta menata niat dengan tulus sejak pagi hari.

“Marilah kita awali dengan niat yang tulus agar keberkahan menyertai langkah kita dari pagi hingga jam pulang nanti, dan insyaAllah dicatat sebagai nilai pahala di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya melantunkan selawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, dengan harapan seluruh aparatur mendapatkan kesehatan, keselamatan, kebahagiaan hidup, serta syafaat di akhirat kelak.

Memasuki bulan kelahiran Rasulullah SAW, Dr. Taufik Rahman mengingatkan posisi strategis pegawai di bawah naungan Kementerian Agama untuk terus meneladani dan menjalankan nilai-nilai agama dalam menjalankan tugas sehari-hari. Momentum Rabiul Awal dinilainya sebagai saat yang tepat untuk memperbanyak selawat, mengingat Nabi, serta menghadirkan hati dan pikiran dalam setiap tindakan.

Dalam kesempatan tersebut, Kabiro AUPK secara khusus mengutip pesan bermakna dari ulama kharismatik Kalimantan Selatan, Abah Guru Sekumpul (KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani).

“Sungguh rugi diri kita apabila sepanjang umur hidup ini, kita belum pernah bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW,” tutur Kabiro AUPK mengutip wejangan Abah Guru Sekumpul.

Pesan ini menjadi pengingat sekaligus dorongan spiritual bagi seluruh ASN dan pegawai UINSI Samarinda untuk semakin mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW, tidak hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga melalui penjiwaan akhlak Nabi dalam memberikan pelayanan publik terbaik dan menjaga integritas sebagai aparatur Kementerian Agama.

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»