UINSI Samarinda Gelar 3rd AICIEF 2026, Perkuat Sinergi Keuangan Hijau Islam dan Ekonomi Digital Halal

SAMARINDA, UINSI NEWS, — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menyelenggarakan 3rd Annual International Conference on Islamic Economics and Finance (AICIEF) pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Sawit Hotel Samarinda ini mengangkat tema “Synergizing Islamic Green Finance, Digital Halal Value Chain, and Sharia Business Management for Global Economic Resilience.”

Konferensi internasional ini menjadi forum akademik untuk mempertemukan para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam membahas perkembangan ekonomi dan keuangan Islam, khususnya sinergi pembiayaan hijau Islam, rantai nilai halal digital, serta manajemen bisnis syariah dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Kegiatan diawali dengan Welcoming Remarks yang disampaikan oleh Dekan FEBI UINSI Samarinda, Dr. H. Moh. Mahrus, S.Ag., M.HI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pengantar sekaligus menyambut para narasumber dan peserta yang hadir dalam konferensi internasional tersebut.

Selanjutnya, Welcoming Speech sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor I UINSI Samarinda Bidang Akademik, Prof. Dr. M. Nasir, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor UINSI Samarinda.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Nasir, M.Ag. menyampaikan rasa senang dan bangganya atas terselenggaranya konferensi internasional yang menghadirkan sejumlah pakar dari berbagai negara. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi sivitas akademika UINSI Samarinda untuk memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi akademik, serta mengikuti perkembangan pemikiran dan praktik ekonomi dan keuangan Islam di tingkat internasional.

“Atas nama Rektor UINSI Samarinda, saya merasa sangat senang dan bangga atas terselenggaranya konferensi yang luar biasa ini. Kehadiran para pakar dan pemateri dari beberapa negara menjadi kesempatan berharga untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, serta gagasan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Islam,” jelas beliau.

Lebih lanjut, Prof. Nasir menilai bahwa tiga tema utama yang diangkat dalam AICIEF 2026 memiliki relevansi besar dengan tantangan dan kebutuhan ekonomi global saat ini. Sinergi antara Islamic Green Finance, Digital Halal Value Chain, dan Sharia Business Management diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang inovatif dan solutif.

Beliau juga berharap konferensi ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan di FEBI UINSI Samarinda, khususnya dalam mendorong lahirnya lulusan-lulusan yang unggul, kompeten, berwawasan global, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja dan perkembangan industri ekonomi syariah.

“Dengan diangkatnya tiga tema yang luar biasa ini, kita berharap akan lahir pemikiran-pemikiran baru yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi dan keuangan Islam. Lebih dari itu, kami berharap FEBI UINSI Samarinda dapat terus melahirkan lulusan-lulusan yang luar biasa, memiliki kompetensi, daya saing, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambah beliau.

Memasuki sesi utama, konferensi menghadirkan Keynote Speaker Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik, S.P., M.Sc.Ec., Wakil Ketua Umum IAEI. Penyampaian materi utama ini diharapkan dapat memberikan perspektif strategis mengenai penguatan ekonomi dan keuangan syariah serta relevansinya dalam membangun ketahanan ekonomi global.

Setelah sesi keynote speech, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para pembicara internasional dan nasional, yakni Assoc. Prof. Dr. U-Samarn Yunu dari Prince of Songkla University (PSU), Thailand; Qasem Muhammadi, Ph.D. dari University of Qom, Iran; Dr. Ziauddin dari UiTM Cawangan Melaka, Malaysia; serta Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA dari Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta. Sesi diskusi dimoderatori oleh M. Wahyu Diansyah, S.IP., M.Env.Mgmt.

Berbagai isu strategis menjadi cakupan pembahasan dalam konferensi ini, meliputi perbankan Islam, Islamic Green Finance dan teknologi finansial (fintech), sukuk berkelanjutan, keuangan syariah digital, investasi berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG), keuangan sosial Islam, rantai nilai halal, ekonomi sirkular, pariwisata halal berkelanjutan, hingga transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) halal.

Melalui penyelenggaraan 3rd AICIEF 2026, FEBI UINSI Samarinda diharapkan dapat terus memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mendorong lahirnya gagasan dan rekomendasi yang berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan Islam yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Konferensi ini sekaligus menegaskan komitmen UINSI Samarinda dalam memperkuat peran perguruan tinggi Islam sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi yang responsif terhadap perkembangan ekonomi syariah di tingkat nasional maupun internasional. Melalui forum akademik internasional ini, UINSI Samarinda terus berupaya membangun sinergi antara dunia akademik, praktisi, dan pemangku kepentingan guna melahirkan gagasan inovatif serta sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan ekonomi dan keuangan Islam di masa depan.

Penulis : Muhammad Denis

Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»