FEBI UINSI Samarinda Bersama OJK Kaltimtara Selenggarakan Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026

SAMARINDA, UINSI NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltimtara menggelar Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah di Auditorium 22 Dzulhijjah Kampus 2 UINSI Samarinda. Selasa, (3/3).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag.

Agenda yang dirangkai dengan Pelantikan Organisasi Mahasiswa FEBI ini dihadiri oleh Dekan FEBI Dr. H. Moh. Mahrus, M.H.I. beserta jajaran pimpinan FEBI, para dosen, dan mahasiswa FEBI UINSI Samarinda.

Dalam sambutannya, Rektor UINSI Samarinda menekankan pentingnya literasi keuangan syariah bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Literasi keuangan syariah memiliki beberapa manfaat utama, di antaranya untuk menghindari praktik keuangan yang tidak sesuai, membantu perencanaan keuangan yang sehat, serta mendorong perkembangan ekonomi secara nasional,” ucapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa pemahaman terhadap keuangan syariah tidak hanya terbatas pada sektor perbankan, tetapi mencakup berbagai aspek pengelolaan keuangan yang halal, adil, dan bertanggung jawab, termasuk pemanfaatan dana sosial seperti zakat untuk kepentingan umat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi keuangan syariah sejak dini agar membawa keberkahan dalam kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Yulianta, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, menyampaikan bahwa program Gerak Syariah merupakan kampanye nasional yang telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2023 dan rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

 

Yulianta menjelaskan, “Kegiatan Gerak Syariah ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi serta akses keuangan syariah.”

Lebih lanjut, OJK juga menyoroti beberapa tantangan dalam pengembangan keuangan syariah, antara lain ketersediaan layanan, aspek kehalalan produk, serta biaya yang masih menjadi perhatian masyarakat. “Kami berharap mahasiswa dapat turut berkontribusi dalam menyukseskan program Gerak Syariah dan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan kampus semakin meningkat, sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Literasi ini pun disampaikan oleh Zahro Ubaydilla, Asisten Manajer Kantor OJK Kaltimtara, selaku narasumber.

Penulis : Yusron Amrillah | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»