FEBI UINSI Samarinda Luncurkan SiBIRO: Sistem Bimbingan Skripsi dan Repository Level Nasional

SAMARINDA, UINSI NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda resmi meluncurkan Sistem Informasi Bimbingan Skripsi dan Repository, atau disingkat SiBIRO — sebuah platform digital terintegrasi yang menghubungkan seluruh proses akademik bimbingan skripsi dengan sistem deteksi kemiripan karya ilmiah (similarity check) berskala nasional. Peluncuran ini menandai tonggak baru dalam digitalisasi pengelolaan karya ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

SiBIRO dikembangkan oleh Dr. Iskandar, M.Ag., dosen FEBI sekaligus peneliti di bidang Digital Humanities dan Tafsir al-Quran. Sistem ini dirancang untuk menjawab tantangan klasik dalam pengelolaan skripsi di perguruan tinggi: duplikasi judul, kesulitan monitoring bimbingan, serta terbatasnya akses terhadap basis data karya ilmiah dari institusi lain.

Dekan FEBI Sambut Antusias Transformasi Digital

Dalam sambutan resminya, Dr. KH. Moh. Mahrus, S.Ag., M.HI., selaku Dekan FEBI UINSI Samarinda, menyampaikan apresiasi mendalam atas inovasi yang dihadirkan SiBIRO. Beliau menjelaskan bahwa peluncuran sistem ini merupakan bagian dari komitmen FEBI dalam mewujudkan tata kelola akademik yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

“SiBIRO adalah wujud nyata dari ikhtiar kita untuk menghadirkan sistem informasi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga menjawab kebutuhan riil civitas akademika FEBI. Selama ini, proses bimbingan skripsi berlangsung secara manual dengan pencatatan yang tidak terpusat. Dengan SiBIRO, seluruh dosen pembimbing, mahasiswa, dan pimpinan fakultas dapat memantau progres bimbingan secara real-time melalui satu platform terpadu,” ungkap Dr. KH. Moh. Mahrus.

Lebih lanjut, Dekan FEBI menekankan bahwa SiBIRO bukan sekadar alat administratif, melainkan juga menjadi instrumen penjaminan mutu akademik. “Yang membuat SiBIRO istimewa adalah kemampuannya mendeteksi kemiripan judul dan abstrak skripsi secara otomatis dengan membandingkannya terhadap puluhan ribu karya ilmiah dari 58 PTKIN di seluruh Indonesia, ribuan artikel dari 54 jurnal ilmiah terakreditasi SINTA, dan seluruh repository UINSI Samarinda yang memuat lebih dari 4.700 karya. Ini adalah standar penjaminan mutu yang belum pernah ada sebelumnya di lingkungan PTKIN,” tegas beliau.

Dr. KH. Moh. Mahrus juga berharap SiBIRO dapat menjadi role model bagi fakultas lain di lingkungan UINSI Samarinda maupun perguruan tinggi lain di Indonesia. “Saya mengajak seluruh civitas akademika FEBI — dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan — untuk mengadopsi SiBIRO secara penuh. Sistem ini dibangun untuk kita semua. Mari kita jadikan FEBI UINSI sebagai contoh bagaimana transformasi digital yang bermakna dapat dilakukan di perguruan tinggi keagamaan Islam,” tutup beliau.

Keunggulan Teknologi SiBIRO: 8 Algoritma Hybrid dan Basis Data Nasional

Dr. Iskandar, M.Ag., selaku pengembang utama SiBIRO, menjelaskan secara teknis keunggulan-keunggulan yang menjadikan sistem ini unik dan belum memiliki padanan di lingkungan PTKIN. Dalam penjelasannya, Dr. Iskandar memaparkan bahwa SiBIRO dibangun dengan arsitektur modern berbasis cloud menggunakan Firebase Realtime Database dari Google, yang memungkinkan sinkronisasi data secara instan antar seluruh pengguna tanpa perlu refresh halaman.

“Jantung dari SiBIRO adalah mesin deteksi kemiripan yang menggunakan 8 algoritma secara simultan dan terintegrasi dalam satu hybrid engine,” jelas Dr. Iskandar. Kedelapan algoritma tersebut meliputi: Cosine Similarity (20%) untuk mengukur kesamaan vektor kata; Jaccard Bigram (15%), Trigram (15%), dan 4-gram (10%) untuk mendeteksi kesamaan pada level frasa; Levenshtein Distance (8%) untuk mengidentifikasi parafrase minor; Semantic Keyword Matching (7%) untuk menangkap kesamaan makna; Character N-gram (15%) sebagai pengaman anti-parafrase; serta Overlap Coefficient (10%) untuk mendeteksi inklusi parsial antar teks.

Seluruh algoritma bekerja dengan pembobotan judul 70% dan abstrak 30% (ketika abstrak tersedia dengan panjang minimal 200 karakter), menghasilkan skor kemiripan yang akurat dan komprehensif. Setiap karya yang terdeteksi mirip dilengkapi dengan breakdown skor per-algoritma, sehingga pengguna dapat memahami secara transparan dari mana kemiripan berasal.

Cakupan Sumber Data yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

Salah satu keunggulan paling signifikan dari SiBIRO adalah cakupan basis data perbandingannya yang sangat luas. Dr. Iskandar menjelaskan bahwa sistem ini terintegrasi dengan lima sumber data utama yang bekerja secara simultan:

Pertama, Proposal Mahasiswa FEBI (Real-time). Seluruh proposal yang diajukan mahasiswa FEBI tersimpan di Firebase dan secara otomatis menjadi basis perbandingan. Setiap proposal baru yang masuk langsung terdeteksi oleh sistem tanpa perlu proses manual.

Kedua, Repository UINSI Samarinda (~4.736 karya). SiBIRO mengambil data dari seluruh komunitas DSpace repository UINSI — meliputi E-Skripsi (3.723 item), E-Thesis Pascasarjana (408 item), E-Books (212 item), Jurnal Dosen (167 item), hingga Prosiding dan Laporan Penelitian. Proses pengambilan data menggunakan protokol OAI-PMH (Open Archives Initiative – Protocol for Metadata Harvesting) yang merupakan standar internasional untuk pertukaran metadata antar repository digital.

Ketiga, Repository 58 PTKIN Nasional. SiBIRO terhubung dengan repository skripsi dari 39 UIN, 15 IAIN, dan 4 STAIN di seluruh Indonesia — dari Sabang sampai Merauke. Seluruh data diambil melalui OAI-PMH dan disimpan secara permanen di Firebase dengan mekanisme cache incremental, sehingga data tidak perlu diunduh ulang dari awal setiap kali digunakan.

Keempat, 54 Jurnal Ilmiah Terakreditasi (SINTA 1-5). Sistem ini juga mengindeks artikel dari 54 jurnal ilmiah berbasis Open Journal Systems (OJS) yang tersebar di berbagai institusi. Jurnal-jurnal ini mencakup berbagai level akreditasi SINTA, mulai dari SINTA 2 seperti Iqtishadia, Economica, Al-Iqtishad, dan Mazahib (jurnal UINSI sendiri), hingga jurnal SINTA 3-5 yang memperkaya basis perbandingan di bidang ekonomi Islam, hukum Islam, pendidikan, dan dakwah.

Kelima, Repository Lokal FEBI. Data skripsi dan karya ilmiah yang telah disimpan secara internal di sistem FEBI juga menjadi bagian dari basis perbandingan.

Fitur Lengkap untuk Seluruh Stakeholder Akademik

Selain mesin similarity, SiBIRO menyediakan ekosistem digital lengkap untuk pengelolaan skripsi dengan sistem manajemen berbasis peran (role-based access). Administrator dapat mengelola seluruh data mahasiswa, dosen, proposal, dan repository. Dosen pembimbing dapat memantau progres bimbingan mahasiswa bimbingannya, mencatat hasil pertemuan, dan memberikan catatan revisi secara digital. Mahasiswa dapat mengajukan proposal, memantau status persetujuan, menjalankan uji similarity secara mandiri, serta melihat riwayat bimbingan dengan dosennya.

SiBIRO juga dilengkapi dengan Sistem Monitoring dan Peringatan Dini yang secara otomatis mendeteksi mahasiswa yang belum aktif bimbingan selama lebih dari 14 hari, mahasiswa semester akhir yang berisiko terlambat wisuda, serta proposal yang memerlukan tindak lanjut. Dashboard monitoring ini memberikan visibilitas penuh kepada pimpinan fakultas terhadap dinamika akademik yang terjadi secara real-time.

Sistem ini juga terintegrasi dengan Kalender Akademik Interaktif yang memuat tiga siklus wisuda dalam setahun, lengkap dengan tenggat-tenggat penting yang secara otomatis dihitung berdasarkan tanggal wisuda. Setiap fitur dilengkapi dengan fungsi cetak profesional — mulai dari sertifikat hasil uji similarity, detail skripsi dari repository UINSI dan PTKIN, hingga laporan bimbingan — yang dapat langsung dicetak atau disimpan sebagai PDF.

Transparansi Akademik: Sitasi, Provenance, dan Surat Keterangan

Salah satu prinsip yang dipegang teguh dalam pengembangan SiBIRO adalah transparansi akademik. Setiap karya ilmiah yang ditampilkan — baik dari repository UINSI, PTKIN Nasional, maupun jurnal — dilengkapi dengan panel Provenance & Verifikasi Akademik yang secara detail menampilkan sumber data OAI-PMH, endpoint teknis, metadata standard (Dublin Core), URL repository asli, serta timestamp pengindeksan. Pengguna juga dapat langsung menyalin sitasi dalam empat format akademik standar: APA, MLA, Chicago, dan IEEE — hanya dengan satu klik.

Selain cetak detail individual, SiBIRO juga menghasilkan Surat Keterangan Hasil Uji Similarity resmi yang berformat surat dinas FEBI UINSI — lengkap dengan nomor surat, logo institusi, tanda tangan digital, dan breakdown skor per-algoritma. Surat ini dirancang untuk dapat langsung dilampirkan dalam berkas pengajuan proposal skripsi sebagai bukti orisinalitas karya.

Dampak bagi Ekosistem Akademik FEBI

Sejak masa uji coba internal pada awal Maret 2026, SiBIRO telah menunjukkan dampak positif yang nyata terhadap kualitas pengelolaan skripsi di FEBI. Beberapa capaian awal yang dicatat antara lain: deteksi dini terhadap beberapa judul proposal yang memiliki kemiripan tinggi (di atas 80%) dengan karya yang sudah ada, sehingga mahasiswa dapat segera melakukan reformulasi sebelum proses persetujuan; penghematan waktu dosen pembimbing dalam mengecek orisinalitas judul yang sebelumnya dilakukan secara manual; serta peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kebaruan dan orisinalitas penelitian.

Dr. Iskandar menjelaskan bahwa SiBIRO juga berkontribusi pada percepatan proses persetujuan proposal. “Sebelum ada SiBIRO, dosen pembimbing harus secara manual mencari apakah judul yang diajukan sudah pernah ada atau tidak. Proses ini bisa memakan waktu berhari-hari karena harus mengecek satu per satu ke berbagai sumber. Dengan SiBIRO, proses ini berlangsung dalam hitungan detik — dan hasilnya jauh lebih komprehensif karena basis datanya mencakup skala nasional,” ungkap pengembang yang juga aktif dalam penelitian di bidang Computational Islamic Hermeneutics ini.

Harapan ke Depan: Menjadi Standar Nasional PTKIN

Peluncuran SiBIRO merupakan langkah awal dari visi besar FEBI UINSI Samarinda dalam bidang digitalisasi akademik. Dr. KH. Moh. Mahrus menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk terus mengembangkan SiBIRO dengan menambahkan fitur-fitur baru, penambahan lebih banyak sumber data jurnal internasional, serta pengembangan modul analitik untuk pemetaan tren penelitian di bidang ekonomi dan bisnis Islam.

“Visi kami adalah menjadikan SiBIRO sebagai standar sistem informasi bimbingan skripsi dan repository di seluruh PTKIN se-Indonesia. Kami dengan terbuka mengundang fakultas dan perguruan tinggi lain untuk berkolaborasi dan mengadopsi sistem ini. Kemajuan akademik tidak seharusnya dibatasi oleh sekat institusi — dan SiBIRO dibangun dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi lintas institusi,” harap Dr. KH. Moh. Mahrus.

Peluncuran SiBIRO juga mendapat respons positif dari kalangan dosen dan mahasiswa FEBI. Beberapa dosen pembimbing menyatakan bahwa fitur monitoring bimbingan dan deteksi kemiripan otomatis sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi kerja mereka. Sementara mahasiswa mengapresiasi kemudahan dalam mengecek orisinalitas judul secara mandiri sebelum mengajukan proposal, serta transparansi proses bimbingan yang kini dapat dipantau secara digital.

Narahubung:
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) — UINSI Samarinda
Jl. H.A.M. Rifaddin, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur 75131
Email: febi@uinsi.ac.id | Website: https://febi.uinsi.ac.id
Pengembang SiBIRO: Dr. Iskandar, M.Ag. — iskandar@uinsi.ac.id

Penulis: HUMAS FEBI UINSI Samarinda
Editor: Selvi Ramadhani (HUMAS UINSI)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»