Rektor UINSI Samarinda: Kedisiplinan Bukan Beban, Tuntaskan Pekerjaan Agar Hati Tenang

SAMARINDA, UINSI NEWS — Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., menekankan pentingnya sinergi antara kedisiplinan dan kreativitas sebagai fondasi profesionalisme kerja. Hal tersebut disampaikan dalam amanat Apel Rutin Senin pagi yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika di halaman kampus UINSI Samarinda.

Dalam arahannya, Prof. Zurqoni menyoroti bahwa setiap gagasan besar harus berujung pada implementasi nyata, baik yang bersifat mandiri maupun yang memerlukan kesepakatan pimpinan. Beliau menekankan agar setiap tugas dijalankan dengan hati yang lapang, bukan dianggap sebagai beban yang menghambat produktivitas. Senin, (11/5).

Menariknya, Rektor memberikan perumpamaan mendalam mengenai kerapian ruang kerja. Baginya, menjaga kebersihan meja kerja memiliki makna denotatif (fisik) dan konotatif (psikologis) yang sangat kuat

“Mengatur ruangan bukan sekadar soal estetika atau kerapian semata. Makna yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu menuntaskan pekerjaan di hari yang sama. Meja yang bersih di akhir hari mencerminkan tanggung jawab yang telah tuntas, sehingga tidak ada lagi beban di hati saat kita melangkah pulang,” ujar Prof. Zurqoni.

Prinsip ini, lanjut beliau, adalah kunci agar setiap pegawai tetap memiliki gairah kreatif di hari berikutnya tanpa dihantui oleh tunggakan tugas masa lalu.

Di tengah tahapan seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), Prof. Zurqoni mengajak seluruh jajaran untuk aktif bergerak melakukan branding institusi. Sosialisasi masif diperlukan agar UINSI Samarinda tetap menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa baru.

“UM-PTKIN adalah momentum kita bersama. Saya mengajak seluruh keluarga besar UINSI untuk aktif mensosialisasikan keunggulan kampus kita. Mari kita branding kampus dengan baik dan ini semua tanggung jawab kita bersama, tunjukkan bahwa UINSI Samarinda bukan sekadar tempat belajar, tapi ekosistem yang tepat untuk bertumbuh,” tambahnya.

Menutup amanatnya, Rektor mengingatkan bahwa setiap langkah inovasi harus dikomunikasikan secara hierarkis dengan baik agar selaras dengan visi besar universitas.

Dengan disiplin yang terjaga dan kreativitas yang mengalir, UINSI Samarinda optimis mampu meningkatkan standar pelayanan publik dan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur.

Penulis : Novan Halim Editor: Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»