Tenaga Ahli Menteri Agama Berikan Kuliah Umum di UINSI Samarinda, Motivasi Mahasiswa Meneladani Jiwa Wirausaha Nabi Muhammad SAW

SAMARINDA, UINSI NEWS – Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menyelenggarakan kuliah umum yang menghadirkan Dr. H. Bunyamin M. Yafid, Lc., M.H., Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerja Sama Internasional, pada Rabu, 17 Juni 2026, di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UINSI Samarinda.

Kehadiran Dr. H. Bunyamin M. Yafid disambut langsung oleh Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. H. Taufik Rahman, S.Ag., M.Pd., serta Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Ahmad Mahyuddin, S.Ag. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sivitas akademika UINSI Samarinda.

Dalam kuliah umumnya, Dr. H. Bunyamin M. Yafid menyampaikan materi yang berfokus pada perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pengusaha sebelum diangkat menjadi Rasul. Beliau menjelaskan bahwa sejak usia muda, Nabi Muhammad SAW telah dikenal sebagai pedagang yang sukses karena menjunjung tinggi nilai kejujuran, amanah, kerja keras, dan profesionalisme dalam setiap aktivitas usahanya.

Menurutnya, kesuksesan Rasulullah dalam dunia perdagangan tidak hanya dibangun melalui kemampuan bisnis semata, tetapi juga melalui karakter dan integritas yang kuat. Reputasi beliau sebagai sosok yang terpercaya menjadi modal utama dalam membangun hubungan dengan masyarakat dan mitra usaha. Nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk diterapkan oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja saat ini.

Dr. H. Bunyamin juga menegaskan bahwa mahasiswa perlu meneladani semangat kewirausahaan Rasulullah dengan membangun pola pikir yang mandiri, inovatif, dan berorientasi pada kemanfaatan. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan pekerjaan yang memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.

Selain itu, beliau mengingatkan bahwa aktivitas ekonomi dalam Islam harus berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan spiritual. Keberhasilan yang dicapai hendaknya tidak hanya diukur dari aspek materi, tetapi juga dari keberkahan, kejujuran, tanggung jawab, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain.

Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya UINSI Samarinda dalam menghadirkan tokoh-tokoh nasional untuk memperkaya wawasan sivitas akademika sekaligus memperkuat pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh inspirasi dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan etos kerja, serta membangun masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

 

Penulis: Selvi Ramadhani
Editor: Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»