YOGYAKARTA, UINSI NEWS, — Komitmen Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda dalam memantapkan tata kelola kelembagaan terus dipacu. Langkah ini ditunjukkan lewat partisipasi aktif Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zamroni, M.Pd., pada pertemuan forum nasional di Yogyakarta.
Prof. Zamroni hadir langsung dalam pertemuan bertajuk Sinergitas dan Koordinasi Penguatan Tata Kelola Sarpras dan Peningkatan Kinerja Layanan BLU PTKIN yang diinisiasi oleh Forum Wakil Rektor II PTKIN. Agenda penting yang memboyong 59 pimpinan PTKIN se-Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 September 2026 di University Hotel UIN Sunan Kalijaga, Sleman.
Adapun yang menjadi bahan diskusi, mulai dari penyusunan Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait Kendaraan Dinas bersama Kasubdit Sarpras Ditjen Pendis Kemenag RI, hingga strategi pemanfaatan barang milik negara (BMN) dan optimalisasi fleksibilitas anggaran Badan Layanan Umum (BLU) yang dipaparkan jajaran Biro Keuangan Setjen Kemenag RI. Tak ketinggalan, Direktur Diktis turut membeberkan langkah taktis peningkatan mutu pelayanan pendidikan tinggi.Selasa,(29/9).
Keterlibatan UINSI Samarinda dalam forum ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, penyelarasan regulasi sarana prasarana serta pemaksimalan potensi BLU menjadi kunci mendasar agar kampus berbasis Islam negeri semakin lincah dan transparan dalam memberikan pelayanan publik.
Harapannya Tata kelola BMN dan keuangan BLU di UINSI Samarinda berjalan akuntabel, efisien, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan mahasiswa maupun masyarakat luas.
Melalui konsolidasi bersama puluhan PTKIN ini, UINSI Samarinda optimistis mampu menerapkan skema manajemen aset yang modern dan adaptif demi menopang kemajuan akademis di Kalimantan Timur.


Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati




