Menggagas Kolaborasi Internasional, Empat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Perkuat Jejaring Akademik Global

SAMARINDA, UINSI NEWS,- Dalam rangka memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan daya saing internasional perguruan tinggi Islam, empat Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dari berbagai universitas Islam negeri bersama Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggagas kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi, serta pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen di tingkat global. Rapat persiapan dilaksanakan dengan zoom meeting 9/10/2026.

Kolaborasi ini melibatkan FUAD UINSI Samarinda, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, FDK UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan, dan FDK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penyusunan perencanaan bersama untuk memperkuat program internasionalisasi fakultas, baik melalui kegiatan akademik dosen maupun pengembangan pengalaman global bagi mahasiswa.

Sebagai tuan rumah, Dekan FUAD UINSI Samarinda, Prof. Dr. Abzar, bersama jajaran pimpinan fakultas yaitu Dr. Mohammad Salehudin, M.Pd. dan H. Muhammad Hasan, Ph.D., memfasilitasi diskusi strategis terkait berbagai peluang kerja sama internasional. Pertemuan ini membahas sejumlah agenda penguatan internasionalisasi, di antaranya program Visiting Professor, keterlibatan akademisi sebagai pembicara dalam international conference, program guest lecturer, kolaborasi penelitian lintas perguruan tinggi, serta pengembangan publikasi ilmiah bersama pada jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus.

Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan akademisi, di antaranya Prof. Najahan Musyafak dan Dr. Nasihun Amin, M.Ag. dari FDK UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, MA dari FDK UINSU Medan, serta Dr. H. Agus Sukirno, M.Pd. dari FDK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kehadiran para pimpinan fakultas tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem akademik Islam yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global.

Selain penguatan kerja sama dosen, pertemuan juga membahas rencana pelaksanaan International Leadership Mobility Program 2026 bagi mahasiswa. Program ini merupakan kegiatan mobilitas akademik internasional yang diselenggarakan bersama Faculty of Leadership and Management (FKP) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dengan menghadirkan berbagai aktivitas akademik dan pengembangan kepemimpinan.

Program yang direncanakan berlangsung pada 25 – 31 Oktober 2026 di FKP USIM Malaysia tersebut dirancang sebagai program intensif selama enam hari yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, pengalaman lintas budaya, dan pengembangan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Rangkaian kegiatan mencakup sit-in class activity, guest lecture/co-teaching session, leadership workshop, international student seminar, international student competition, essay writing competition, public speaking competition, international community service, serta cultural tourism and excursion program.

Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi global, membangun jejaring akademik lintas negara, serta memahami keberagaman budaya melalui pengalaman langsung di lingkungan internasional. Program tersebut juga menjadi ruang strategis untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan kepemimpinan, berpikir kritis, mampu berkolaborasi, dan siap menghadapi tantangan global.

Dalam rapat persiapan pelaksanaan kegiatan, tercatat telah terdapat 18 peserta yang mendaftar yang berasal dari berbagai institusi, di antaranya peserta internasional dari Maldives, serta mahasiswa dari UIN Jakarta, UMS Surakarta, UMJ Jakarta, dan FUAD UINSI Samarinda. Jumlah peserta tersebut diproyeksikan akan bertambah dengan keterlibatan tiga Fakultas Dakwah dan Komunikasi lainnya yang akan mengikuti kegiatan Student Mobility Program di USIM Malaysia.

Pelaksanaan program ini mendapatkan dukungan dari pihak Faculty of Leadership and Management USIM Malaysia, khususnya Dr. Fauziah Hasan, selaku pihak pelaksana kegiatan yang turut mempersiapkan aspek akademik maupun teknis penyelenggaraan program.

Melalui inisiatif kolaborasi ini, FUAD UINSI Samarinda bersama tiga Fakultas Dakwah dan Komunikasi lainnya menegaskan komitmen untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan program pertukaran akademik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi berkelanjutan dalam penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan jejaring global antarperguruan tinggi Islam.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»