PGMI UINSI Samarinda Bekali Calon Guru Hadapi Era Digital melalui Strategi Deep Learning

 

SAMARINDA, UINSI NEWS,-Guna membekali mahasiswa dan guru dengan kompetensi mengajar modern, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UINSI Samarinda sukses menyelenggarakan Webinar Pendidikan secara daring melalui platform Zoom Cloud Meetings pada Jumat (19/06).

Webinar kali ini mengusung tema yang sangat visioner dan adaptif terhadap tantangan zaman, yaitu “Menjadi Pendidik Masa Depan: Strategi Deep Learning Berbasis Media Digital untuk Mencetak Siswa Pendidikan Dasar yang Kritis dan Kreatif”. Kegiatan ilmiah ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa aktif PGMI lintas angkatan (2022–2025), para praktisi guru MI/SD, serta jajaran Dosen Lingkungan  FTIK.

Dalam laporannya, Koordinator Prodi PGMI sekaligus Ketua Panitia, Marniati Kadir, M.Pd., menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen prodi dalam melahirkan calon pendidik unggul sekaligus menyegarkan kompetensi guru di lapangan.

“Melalui tema ini, kita berkomitmen agar strategi Deep Learning (pembelajaran mendalam) dapat dikombinasikan secara cerdas dengan media digital. Kita ingin teknologi digital tidak sekadar menjadi alat bantu visual, melainkan menjadi pemantik nyata bagi daya kritis dan kreativitas anak sejak usia dasar,” ujar Marniati Kadir, M.Pd. Beliau juga menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali para peserta dengan strategi konkret dalam merancang pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi.

Pada kesempatan tersebut, para peserta berkesempatan menimba ilmu secara mendalam dari pakar yang luar biasa di bidangnya, yaitu Gita Chandra Febriliana, S.Pd., Gr. Narasumber yang merupakan guru Matematika di SMA Negeri 1 Samarinda ini memiliki rekam jejak gemilang sebagai salah satu pemenang Bahan Ajar Digital tahun 2024, aktif dalam Komunitas Guru Konten Kreator KALTIM, serta menjadi salah satu penulis buku Etam Kayuh Bebaya Jilid 2 tahun 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Pendidikan Madrasah FTIK UINSI Samarinda, Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya perubahan paradigma mengajar di tingkat pendidikan dasar demi menjawab kompleksitas era digital.

“Sebagai pencetak guru sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah, kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional yang hanya menuntut anak untuk menghafal. Kita harus bertransformasi. Pendekatan Deep Learning yang dikombinasikan dengan pemanfaatan teknologi digital adalah kunci utama untuk memantik daya nalar kritis dan kreativitas anak sejak dini,” tegas Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd. sebelum membuka acara secara resmi.

Melalui sinergi akademik ini, Prodi PGMI UINSI Samarinda terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat mutu lulusan secara berkelanjutan demi mendukung pencapaian kualitas pendidikan dasar yang berkemajuan sekaligus memperkokoh kesiapan akreditasi program studi.#

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»