Menuju Layanan Standar Nasional, Klinik UINSI Samarinda Disurvei Tim Akreditasi LAPKLIN

SAMARINDA, UINSI NEWS, — UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan, salah satunya dengan menghadirkan Klinik Kesehatan yang berkualitas. Langkah ini ditunjukkan melalui kegiatan Survei Akreditasi Klinik UINSI yang dilakukan oleh tim surveyor yang diutus langsung oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (LAPKLIN), yaitu dr. Kusuma Wijayanti, M.Si., FIHFAA selaku ketua tim dan Aspiansyah, S.K.M. selaku anggota. Jumat, (31/7).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. Turut hadir mendampingi, Direktur Klinik UINSI Samarinda, Dr. dr. Nur Hasanah, M.Kes., Penanggung Jawab Poli Gigi, drg. Ida Aprida, Koordinator Keuangan Klinik, Ahmad Mahyuddin, S.Ag., M.Pd., Koordinator SDM Klinik, Abdul Munir, M.Pd., beserta tim manajemen klinik lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UINSI, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., menyambut hangat kedatangan tim surveyor LAPKLIN dan mengharapkan bimbingan agar pelayanan klinik kampus bisa semakin baik.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Tim Surveyor dari LAPKLIN di UINSI Samarinda. Kedatangan Bapak dan Ibu menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan membenahi diri. Kami mohon arahan dan bimbingannya agar Klinik UINSI bisa memberikan pelayanan kesehatan yang makin aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh warga kampus serta masyarakat sekitar,” tutur Prof. Zurqoni.

Tim Surveyor LAPKLIN menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk membantu dan mendampingi klinik agar layanannya semakin sempurna dan memenuhi standar akreditasi.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Surveyor LAPKLIN memberikan beberapa saran dan catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pengelola Klinik UINSI. Menurut penilaian mereka, kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi prioritas paling mendesak. Pembahasan syarat pemenuhan kerja sama tersebut pun dibahas rinci melalui proses assessmen ini.

Selain itu, ketersediaan Tenaga Farmasi dan instalasi farmasi menjadi kebutuhan yang perlu segera disediakan untuk penunjang pelayanan klinik yang berkualitas.

Selama proses evaluasi, Tim Surveyor juga menyoroti fasilitas dan kelengkapan prosedur pengelolaan limbah yang dimiliki oleh Klinik UINSI. Mereka mengapresiasi penanganan limbah medis di klinik yang sudah berjalan baik sesuai aturan, serta adanya uji kebersihan udara dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menanggapi masukan tersebut, Direktur Klinik UINSI, Dr. dr. Nur Hasanah, M.Kes., bersama seluruh tim klinik menyatakan siap untuk segera menindaklanjuti saran perbaikan dan hal-hal yang menjadi prioritas demi menghadirkan layanan kesehatan terbaik di UINSI Samarinda.

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»