SAMARINDA, UINSI NEWS,- Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia dan pemantapan wawasan kebangsaan melalui kerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia yang dirangkai dalam kegiatan Lemhannas Goes to Campus di UINSI Samarinda, Selasa (22/9/2026).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat dan bangsa.
Melalui MoU tersebut, UINSI Samarinda dan Lemhannas RI sepakat mengembangkan kerja sama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran tenaga ahli, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Kerja sama juga mencakup penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar, dan lokakarya.
Sementara itu, kegiatan Lemhannas Goes to Campus menjadi ruang interaksi langsung antara Lemhannas RI dengan sivitas akademika UINSI Samarinda. Program tersebut sejalan dengan peran Lemhannas RI dalam pemantapan nilai-nilai kebangsaan dan penguatan wawasan kebangsaan, termasuk melalui kegiatan pendidikan, sosialisasi, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Dalam orasinya, Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menekankan isu strategis mengenai pentingnya kualitas SDM dalam menjaga kedaulatan bangsa. Beliau menegaskan bahwa ketahanan nasional tanpa kualitas SDM yang unggul adalah hal yang mustahil. Lemhannas RI sendiri didirikan oleh Presiden Soekarno dengan tujuan utama menjadi sekolah kepemimpinan nasional.
Sebagai calon pemimpin masa depan, Gubernur Lemhannas berpesan agar para mahasiswa tidak menutup diri, melainkan harus siap beradaptasi serta berpikiran terbuka untuk membaca dinamika perubahan zaman. “Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang sifatnya statis. Hari ini dunia berputar sangat cepat dan kita tidak bisa melepaskan diri dari perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI). Tidak ada bangsa yang hebat kecuali bangsa yang mampu bertahan di tengah persaingan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan sivitas akademika untuk memperoleh perspektif mengenai tantangan kebangsaan dan pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rektor UINSI Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Kolaborasi UINSI Samarinda dan Lemhannas RI diharapkan membuka ruang bagi pelaksanaan program bersama yang lebih berkelanjutan, mulai dari pendidikan dan pelatihan, pertukaran keahlian, kajian ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat.Latar belakang ilmu pengetahuan dan keagamaan di UINSI menjadi modal kuat agar program ini dapat mewujudkan penguatan bagi daerah dan negara.
Bagi UINSI Samarinda, kerja sama tersebut sekaligus memperkuat komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi, tetapi juga membangun karakter dan kepedulian kebangsaan. Dengan demikian, kapasitas sumber daya manusia yang dibangun melalui kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.




