TULUNGAGUNG, UNISI NEWS, – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Dua dosen FEBI, yaitu Nur Rahmatullah, M.S.A. (Koordinator Program Studi Manajemen Bisnis Syariah) dan Alias Candra, M.E.I. (Koordinator Program Studi Perbankan Syariah), menghadiri SATUICON International Conference yang diselenggarakan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Konferensi bergengsi yang mengusung tema “Green, Blue, and Circular: An Integrated Framework for Sustainable Global Economy” ini berlangsung secara hybrid (daring dan luring) dari tanggal 8 hingga 10 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan kerangka kerja terintegrasi dalam mendukung ekonomi global yang berkelanjutan.
Kehadiran kedua koordinator prodi dari UINSI Samarinda tersebut bukan hanya sekadar menghadiri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas keilmuan dan perluasan jejaring akademik di tingkat global. Hal ini sejalan dengan visi FEBI UINSI Samarinda dalam mengembangkan kajian ekonomi dan keuangan syariah yang adaptif terhadap isu-isu kontemporer, seperti ekonomi sirkular dan pembiayaan hijau.
SATUICON International Conference 2026 menghadirkan deretan pembicara kunci yang sangat kompeten di bidangnya. Berdasarkan informasi pada poster resmi acara, konferensi ini dibuka dengan Opening Speech oleh Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur). Sesi Keynote Speech disampaikan oleh Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I. (Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung).
Selain itu, hadir pula para Invited Speakers ternama, di antaranya:
Muhammad Alghoui, Ph.D. dari Universitas Islam Internasional Malaysia
Ameer Ali, Ph.D. dari Universitas Murdoch
Asst. Prof. Tuba Hacer Korkmaz dari Universitas Istanbul Turki
Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc. dari Lembaga Penjamin Simpanan
Konferensi ini membahas berbagai topik krusial yang relevan dengan tantangan ekonomi masa depan, seperti:
- Ekonomi Hijau, Biru, dan Sirkular: Kebijakan dan Pertumbuhan Berkelanjutan.
- Perbankan Syariah dan Keuangan Hijau untuk Transisi Ekonomi Sirkular dan Biru.
- Akuntansi Keberlanjutan, Pelaporan ESG, dan Pengungkapan Lingkungan.
- Zakat, Wakaf, dan Keuangan Sosial Islam untuk Pembangunan Hijau yang Inklusif.
- Model Bisnis Sirkular, Kewirausahaan Hijau, dan Pekerjaan Layak.
- Investasi Berkelanjutan dan Islam: Sukuk Hijau dan Pembiayaan Biru.
- Pariwisata Halal, Berkelanjutan, dan Sirkular.
Partisipasi aktif Nur Rahmatullah dan Alias Candra diharapkan dapat membawa wawasan baru serta memperkuat implementasi ekonomi syariah berbasis keberlanjutan di lingkungan UINSI Samarinda, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset internasional di masa depan.
Penulis : Kontributor FEBI






