Kawal Penguatan Ma’hadisasi Nasional, Utusan UINSI Samarinda Hadiri Munas Mudir dan Jadi Dewan Hakim Musabaqah

PALANGKA RAYA, UINSI NEWS, — Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., menekankan pentingnya seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menerapkan konsep ma’hadisasi.cream Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat karakter, keislaman, dan spiritualitas mahasiswa.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Mudir Ma’had Al-Jami’ah Nasional yang dirangkaikan dengan Musabaqah Ilmiah ke-13 antar-Mahasantri PTKIN di UIN Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (18/8).

Dalam arahannya, Amin Suyitno menegaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah merupakan salah satu distingsi utama bahkan bagian dari “rukun” PTKIN yang membedakannya dari perguruan tinggi umum. Oleh karena itu, keberadaan Ma’had harus diintegrasikan secara serius ke dalam sistem pendidikan PTKIN.

“Konsep *ma’hadisasi* diarahkan agar Ma’had tidak sekadar menjadi tempat tinggal atau program tambahan, melainkan bagian integral dari proses pendidikan di PTKIN,” ujarnya.

Melalui model ini, pembinaan keagamaan, akhlak, kedisiplinan, dan penguatan spiritualitas mahasiswa diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan di tengah tantangan zaman.

Dalam forum nasional tersebut, Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Muchamad Rifai Hamzah, M.Pd., hadir mewakili Asosiasi Mudir Ma’had Al-Jami’ah Nasional (AMMAN). Selain menjadi peserta Munas, Rifai juga dipercaya sebagai Dewan Hakim Cabang Hifzhil Qur’an pada Musabaqah Ilmiah ke-13.

Keikutsertaan perwakilan UINSI Samarinda ini menjadi bentuk kontribusi aktif kampus dalam memperkuat jejaring Ma’had nasional sekaligus mendorong peningkatan prestasi mahasantri di tingkat nasional.

Rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag RI, Dr. H. Basnang Said, M.Ag. Agenda ini menjadi ruang konsolidasi strategis bagi para pengelola Ma’had Al-Jami’ah untuk membenahi tata kelola kelembagaan, mutu program, hingga inovasi pembinaan mahasantri.

Melalui penekanan ma’hadisasi ini, seluruh PTKIN diharapkan makin berkomitmen menjadikan Ma’had Al-Jami’ah sebagai pilar utama dalam mencetak generasi intelektual muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter.

Penulis : Rifai | Editor : Novan Halim

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»