Langkah Nyata Wujudkan Kemandirian Pangan, Mahasiswa KKN Kolaborasi Desa Saliki UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Tanam Cabai hingga Lengkuas

MUARA BADAK, UINSI NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Desa Saliki Tahun 2026 melaksanakan penanaman bibit tanaman pangan dan tanaman obat keluarga (TOGA) di pekarangan Kantor Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jumat, (7/8).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut mengusung tema “Optimalisasi Pekarangan Kantor Desa melalui Budidaya Tanaman Pangan dan TOGA untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan dan Gizi Keluarga di Desa Saliki.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif sebagai salah satu langkah sederhana dalam mendukung kemandirian pangan di tingkat keluarga.

Bibit yang ditanam meliputi cabai, tomat, seledri, dan lengkuas. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN Kolaborasi, aparatur Pemerintah Desa Saliki, serta ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Saliki sebagai mitra dalam pelaksanaan program.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga di Desa Saliki.

Pelaksanaan program didukung melalui swadaya kelompok KKN serta dana yang diperoleh melalui proposal kegiatan dengan total realisasi anggaran sebesar Rp3.450.000. Dukungan tersebut dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan agar berjalan secara terarah dan terkoordinasi.

 

Selain menambah pemanfaatan lahan produktif di lingkungan desa, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan di tengah fluktuasi harga berbagai kebutuhan pangan.

Pemanfaatan pekarangan untuk menanam bahan pangan dan TOGA diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi pengeluaran rumah tangga, meningkatkan ketersediaan pangan bergizi, serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

Program tersebut juga diharapkan turut meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi keluarga sebagai salah satu bagian dari upaya pencegahan stunting.

Tidak berhenti pada kegiatan penanaman, mahasiswa KKN bersama masyarakat juga merancang langkah tindak lanjut untuk menjaga keberlanjutan program. Di antaranya melalui pembentukan kelompok pemelihara tanaman berbasis PKK, penyusunan jadwal pemantauan pertumbuhan bibit, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

Mahasiswa KKN Kolaborasi Desa Saliki berkomitmen melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan tanaman. Hasil pelaksanaan program nantinya juga akan didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk pengembangan kegiatan serupa.

Melalui program tersebut, Mahasiswa KKN Kolaborasi Desa Saliki Tahun 2026 berharap langkah sederhana yang dimulai dari pemanfaatan pekarangan dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Desa Saliki, PKK, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa kemandirian pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.

Penulis: Kelompok KKN Desa Saliki
Editor: Selvi Ramadhani (HUMAS)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»