Rektor UINSI Samarinda Ikuti Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla, Laporkan Langkah Mitigasi kepada Kemenag RI

SAMARINDA, UINSI NEWS — Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda mengikuti rapat koordinasi secara daring terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dalam memastikan keberlangsungan pembelajaran serta mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam upaya mitigasi bencana. Selasa (20/10) malam.

Dalam arahannya, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan pembelajaran di wilayah terdampak karhutla tetap berjalan efektif. Evaluasi perlu dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala serta menentukan langkah pendampingan yang diperlukan agar peserta didik tidak mengalami learning loss atau kehilangan capaian pembelajaran.

Pembelajaran daring tidak cukup hanya menjadi alternatif untuk menjaga kegiatan belajar tetap berjalan. Diperlukan pula pendampingan dan evaluasi terukur agar peserta didik tetap memperoleh hak belajar secara optimal serta terhindar dari risiko learning loss atau kehilangan capaian pembelajaran.

Selain memastikan keberlangsungan pendidikan, Dirjen Pendidikan Islam juga menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung upaya mitigasi dan penanganan karhutla. Para Rektor diminta melaporkan langkah konkret yang telah dilakukan serta rencana aksi yang akan dilaksanakan sesuai kapasitas masing-masing perguruan tinggi.

Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag., Rektor UINSI Samarinda dalam laporannya menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kaltim masih menjadi perhatian. UINSI Samarinda turut berkontribusi melalui pemasangan spanduk imbauan untuk tidak membakar lahan. Selain itu, upaya pencegahan karhutla juga dilakukan melalui edukasi. HMPS Tadris Biologi UINSI Samarinda contohnya telah melaksanakan seminar pendidikan tentang pencegahan karhutla di Kalimantan Timur sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran lingkungan.

Sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan, UINSI Samarinda juga menyediakan layanan klinik kampus bagi mahasiswa yang membutuhkan penanganan. Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi kampus dalam mendukung penanganan karhutla dan melindungi kesehatan sivitas akademika.

Keikutsertaan Rektor UINSI Samarinda dalam rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan perguruan tinggi dalam merespons dampak karhutla, sekaligus mendukung upaya Kementerian Agama RI dalam menjaga keberlangsungan pendidikan dan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

(HUMAS)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»