Pengembangan Bidang Al-Quran, JQH IAIN Samarinda laksanakan Studi Komparatif

SAMARINDA, IAIN NEWS,- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadzh (JQH) Institut Agama Islam Negeri Samarinda berkerja sama dengan Unit Pengembangan Tilawatil Quran (UPTQ) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Ikatan Qori’ Qori’ah Mahasiswa (IQMA) UIN Sunan Ampel Surabaya selenggarakan kegiatan Studi Komparatif (STUKOM) secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema “Ciptakan Solidaritas Islami Wujudkan Generasi Qur’ani”, Sabtu (19/6/2021).

Kegiatan Studi Komparatif (STUKOM) diinisiasi oleh UPTQ UIN Sunan Gunung Djati yang mengundang UKM JQH IAIN Samarinda dan IQMA UIN Sunan Ampel untuk bersama mengembangkan kegiatan kemahasiswaan di bidang Al-Quran.

Wafiq Azizah sebagai Ketua Umum UKM JQH IAIN Samarinda menuturkan rasa syukurnya bisa kembali melakukan studi banding yang dikemas dalam kegiatan Studi Komparatif (STUKOM) secara online.

“Alhamdulillah, kita sudah bisa melakukan studi banding lagi. Sebelum covid biasanya kita pergi ke kampus-kampus luar pulau seperti tahun 2018 itu ke UIN Antasari, tahun 2019 ke UIN Alauddin Makassar. Melihat 2 tahun pandemi yang belum berakhir ini jadi kita mengadakan Studi Komparatif secara online,” jelasnya.

“Kegiatan STUKOM diisi dengan saling mempresentasikan UKM kita masing-masing kemudian diskusi untuk memperdalam pembahasan kita,” imbuhnya.

Ketum JQH itu juga mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk silaturahmi, menambah relasi, dan evaluasi.

“Tujuannya, selain bersilaturahmi kita juga menambah relasi dan untuk tahu seperti apa perkembangan UKM disana yang bisa kita jadikan bahan evaluasi untuk UKM JQH IAIN Samarinda yang bergerak sama di bidang Al-Quran,” tutupnya.

Dari hasil pantauan tim media, jumlah pengurus UKM JQH yang mengikuti kegiatan Studi Komparatif (STUKOM) sebanyak 47 orang dimana 25 diantaranya hadir secara offline di Aula Rektorat Lantai 3 IAIN Samarinda. (humas/rh/ns).

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»