Bina Sungai Karang Mumus, Mahasiswa UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Peka Terhadap Isu Lingkungan

SAMARINDA, UINSI NEWS – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melalui Kementerian Sosial dan Keagamaan melaksanakan kegiatan Bina Sungai Karang Mumus. Minggu, (24/5).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama DEMA Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah serta UKM GEMPA sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan di Kota Samarinda, khususnya kondisi Sungai Karang Mumus yang menjadi salah satu sungai penting bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan aksi bersih-bersih di kawasan bantaran sungai, mengumpulkan sampah, serta memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Aksi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun kesadaran kolektif terhadap persoalan sampah dan pencemaran sungai.

Sungai Karang Mumus selama ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Samarinda. Namun, persoalan sampah dan limbah rumah tangga masih menjadi tantangan yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, ekosistem, serta meningkatnya risiko banjir.

Menteri Sosial dan Keagamaan DEMA UINSI Samarinda, Muhammad Iqbal Syafi’i Ma’arif, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa UINSI untuk turut bergerak dan mengajak masyarakat agar lebih peka terhadap persoalan lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini adalah upaya mahasiswa UINSI Samarinda untuk bergerak sekaligus menyadarkan masyarakat sekitar agar tetap peduli terhadap isu lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kesadaran bersama dalam menjaga Sungai Karang Mumus,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemulihan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah. Dukungan berupa fasilitas pengelolaan sampah, pengangkutan rutin, serta edukasi lingkungan dinilai penting agar gerakan peduli sungai dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi kegiatan Bina Sungai Karang Mumus ini. Harapannya, pemerintah dapat terus mendukung penyediaan fasilitas pengelolaan sampah dan program edukasi. Namun, keberhasilan gerakan ini tetap bergantung pada partisipasi warga. Mari buang sampah pada tempatnya, ikut gotong royong, dan dukung pemulihan Sungai Karang Mumus demi masa depan yang lebih sehat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UINSI diharapkan dapat terus mengambil peran sebagai penggerak sosial dalam isu-isu lingkungan. Aksi nyata yang dipadukan dengan edukasi dan kolaborasi bersama masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun budaya menjaga sungai dan lingkungan sekitar.

Kontributor: Muhammad Iqbal Syafi’i Ma’arif
Editor: Selvi Ramadhani (HUMAS)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»