BANJARMASIN, UINSI NEWS — Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menerjunkan kontingen dosen dan mahasiswa dalam ajang Borneo International Academic Forum (BIAF) 2026 yang diselenggarakan UIN Antasari Banjarmasin pada 17–19 September 2026. Mengusung tema “Continuity and Changes: Islam, Science, and Society in the Digital Age”, forum internasional berskala hybrid ini menghadirkan ratusan pemakalah yang menyampaikan risetnya secara luring di Gedung Pascasarjana UIN Antasari maupun secara daring via Zoom Meeting dalam durasi 10 menit per sesi.
Berikut nama-nama dari delegasi Mahasiswa dan Mahasiswa UINSI Samarinda :
Dari klaster Sarjana (S1) luring, UINSI Samarinda menampilkan
- Alya Adriana Fitri (Strategi Komunikasi Lingkungan Berbasis Ekoteologi dalam Merespons Pengembangan Lahan Permukiman di Kota Samarinda),
- Atika Husnul Khotimah bersama Eldis Indar Nurpratiwi (Etnopedagogi Digital di TikTok: Representasi Nilai Ekologis Islam dalam Konten @ngajilingkungan),
- Muhammad Hanif Ansyari (Gen Z Perspective on Gender Equality in the Post-Truth Era: A Maqashid al-Shariah Framework for Understanding Emancipation or Exploration),
- tim Miranda Aprilia, Gilang Permadani, dan Riwa Zazkirani (AI and Digital Literacy in English Language Education: A Literature Review of Opportunities and Challenges),
- Muhammad Fiqih Hidayat (Pengemasan Pesan Edukatif dalam Podcast Rumah BUMN Samarinda sebagai Media Pendukung Pemberdayaan Pelaku UMKM),
- tim Putri Cahaya Ramadhani, Ida Suryani Wijaya, Sri Ayu Rayhaniah, dan Jaini Rahman (Peran Media Digital Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Pada Diaspora Suku Buton),
- Wafiq Azizah dan Fadhilah Nurlaili Qodriani (Ketika Negara Berqurban: Telaah Al-Qur’an, Hadis, dan Sosio-Kultural atas Legitimasi Qurban Berbasis Anggaran Publik), Nur Dzakirah (Qur’anic Ethical Smart City Governance Architecture: A Context-Sensitive Framework for Value-Aligned AI Governance in Nusantara’s Digital Infrastructure), Fatma Ayudya Masruroh dan Ahmad Shobirin (Ethics of Artificial Intelligence Use by UINSI Samarinda Students in Islamic Perspective in Digital Era),
- Jumriyani dan Putri Alya Rahmi (Exploring Sharia Awareness, Social Norms, and E-commerce Trust Among Muslimah Student Consumers), Faradilla Dini Cahyani dan Ryan Ramadhan Syahputra (The Effect of Information Technology Utilization, Accountability, and Religiosity on Muzakki Trust in Paying Zakat at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of East Kalimantan Province), serta Mia Aulia Rohmah (Pelestarian Bahasa Kutai melalui Pendekatan Etnopedagogi Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Literasi Budaya Siswa SD/MI di Kalimantan Timur).
Sementara itu pada klaster Pascasarjana (S2 & S3) luring, delegasi diwakili oleh
- Qomariah (Peran Guru BK dalam Meningkatkan Resiliensi dan Religiusitas Belajar Siswa),
- Khonsaullabibah Maisun Nur Rifdah (The Relevance of the AMABA Method in Realizing Inclusive Al-Qur’an Education for Deaf Children),
- Iyasti Ernawati (Symbolism of Water in the Qur’an as the Foundation of Islamic Ecotheology), dan Ridha Istiqomah (Representation of Moral Values in the Korean Drama Teach You a Lesson: an Islamic Perspective).
Tak kalah aktif, para pemakalah di sesi daring turut memperkuat barisan; pada jenjang S1 menghadirkan
- Muliyana (Presepsi Orang Tua terhadap Risiko Interaksi Sosial Anak dalam Roblox: Prespektif Literasi Digital),
- Hafiz Izzan Zaafarani (Literasi Digital dan Perilaku Verifikasi Informasi pada Mahasiswa di Wilayah Penyangga IKN),
- serta Muhammad Nawawi dan Muhammad Rizki Fadillah (Relevansi Kemukjizatan Al-Qur’an terhadap Perkembangan Sains dan Kehidupan Masyarakat Modern),
disusul jenjang Pascasarjana daring yang menampilkan
- Syahru Nur Zaman (Algorithmic Epistemology in Digital Tafsir: ChatGPT and Bunt’s Islamic Algorithms),
- Aisyah Mukhtar dengan kajian tafsir Al-Azhar berbahasa Arab, dan Hana Agustiawati (From Iqra’ to Bismi Rabbika: Reconstructing a Qur’anic Epistemological Framework for Society 5.0).
Keikutsertaan komprehensif lintas jenjang dan disiplin ilmu ini mempertegas kontribusi nyata UINSI Samarinda dalam menjawab tantangan sains, ekologi, dan masyarakat di era digital.








