Bangun Kolaborasi Akademik, FEBI UINSI Samarinda Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan UIN Ponorogo

PONOROGO, UINSI NEWS, — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus memperluas jejaring kemitraan akademik sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik dan penjajakan penguatan kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Selasa (3/11/2026). Dipimpin oleh Dekan FEBI UINSI Samarinda, Dr. H. Moh. Mahrus, S.Ag., M.HI, didampingi Wakil Dekan I, Prof. Dr. Hj. Darmawati, M.Hum., serta Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah, Tika Parlina, SE., M.M. Kehadiran kunjungan tersebut disambut langsung oleh Dekan FEBI UIN Ponorogo, Dr. Aji Damanhuri, M.E.I., beserta jajaran pimpinan dan sivitas akademika FEBI UIN Ponorogo, Selasa (3/11).

Sambutan langsung dari pimpinan FEBI UIN Ponorogo tersebut mencerminkan keterbukaan dan semangat kedua institusi dalam membangun komunikasi serta memperkuat hubungan kemitraan antarperguruan tinggi Islam. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan fakultas serta pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam.

Kunjungan akademik ini bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan, melainkan langkah strategis untuk mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua fakultas memiliki kepentingan yang sama dalam meningkatkan kualitas akademik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghasilkan lulusan yang kompeten.

Dalam pertemuan tersebut, Moh. Mahrus menyampaikan bahwa pihaknya ingin menggali pengalaman dan kiat-kiat pengembangan kelembagaan yang telah dilakukan FEBI UIN Ponorogo. Perhatian khusus diberikan pada strategi penguatan program studi agar mampu meraih akreditasi unggul.

Kolaborasi antar fakultas menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas institusi pendidikan tinggi. Menurut beliau, kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi dan pertukaran informasi, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret.

“Sehingga tidak hanya berhenti di pertemuan di sini, tapi kerja sama selanjutnya bagi peningkatan mutu pendidikan di kedua FEBI,” imbuhnya.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Ponorogo, Dr. Aji Damanuri, M.E.I., menyambut hangat dan positif kunjungan tersebut. Dia menjelaskan, pengembangan kelembagaan di lingkungan UIN Ponorogo berpedoman pada jargon 3-A, yakni Agamis, Akademis, dan Aktivis, ketiganya ini harus mengikuti semua proses di lembaga sini,” tambahnya.

Menurut Aji, pengembangan kelembagaan di berbagai fakultas pada dasarnya memiliki sejumlah kesamaan, terutama dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan tata kelola, dan pengembangan program studi. FEBI UIN Ponorogo saat ini memiliki lima program studi, yakni Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Akuntansi Keuangan Syariah (AKS), Perbankan Syariah (PS), Ekonomi Syariah (ES), serta Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa).

“Kedua prodi di sini, Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Akuntansi Keuangan Syariah (AKS) sudah terakreditasi unggul, di samping ada prodi Perbankan Syariah (PS), Ekonomi Syariah (ES) dan Manajemen Zakat Wakaf (Mazawa),” imbuhnya.

Tidak hanya mengembangkan kualitas akademik, FEBI UIN Ponorogo juga melakukan inovasi kelembagaan melalui pengelolaan bank mini yang melibatkan mahasiswa. Unit tersebut bahkan telah mencatat omzet hingga Rp2 miliar. Pengelolaannya dilakukan mahasiswa untuk mendukung berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penjajakan kerja sama ini adalah pengembangan kualitas akademik melalui pertukaran pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Hal tersebut mencakup penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), peningkatan kompetensi dosen, pengembangan kapasitas mahasiswa, serta penerapan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam.

Selain bidang pendidikan, peluang kolaborasi juga terbuka dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Kedua institusi berpeluang mengembangkan penelitian kolaboratif, penulisan artikel ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar dan konferensi akademik, serta memperluas jejaring publikasi pada jurnal nasional maupun internasional.

Kolaborasi penelitian menjadi semakin relevan mengingat persoalan ekonomi kontemporer membutuhkan pendekatan keilmuan yang komprehensif. Isu-isu seperti ekonomi syariah, keuangan sosial Islam, industri halal, kewirausahaan, digitalisasi ekonomi, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan merupakan bidang kajian yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui kerja sama lintas perguruan tinggi.

Penguatan kerja sama juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa. Melalui kemitraan akademik, mahasiswa dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti kuliah tamu, seminar bersama, pertukaran mahasiswa, kompetisi akademik, serta berbagai program pengembangan kompetensi lainnya.

Dalam konteks pengembangan FEBI UINSI Samarinda, kerja sama dengan FEBI UIN Ponorogo juga memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan mutu kelembagaan dan akreditasi program studi. Sinergi antarfakultas dapat menjadi sarana pertukaran praktik baik (best practices), khususnya dalam pengelolaan program studi, pelaksanaan penjaminan mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lebih jauh, kolaborasi antarfakultas ekonomi dan bisnis Islam diharapkan mampu memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat. Perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan ekonomi, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi syariah, penguatan sektor UMKM, dan optimalisasi potensi industri halal di berbagai daerah.

Bagi FEBI UINSI Samarinda, potensi ekonomi Kalimantan Timur, perkembangan sektor jasa, serta peluang pengembangan industri halal merupakan ruang kajian yang dapat dikembangkan melalui penelitian dan pengabdian kolaboratif.

Sementara itu, pengalaman pengembangan akademik di UIN Ponorogo diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkaya perspektif pengelolaan pendidikan tinggi dan pengembangan keilmuan ekonomi Islam.

Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan dampak nyata bagi kedua institusi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Melalui semangat kolaborasi dan penguatan jejaring akademik, FEBI UINSI Samarinda terus berkomitmen meningkatkan kualitas kelembagaan serta memperluas kontribusi dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar UINSI Samarinda untuk memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Kontributor :FEBI UINSI | Editor : Novan

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»