SAMARINDA, UINSI NEWS,- Syifa Hajati, mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, kembali berhasil menyandang gelar sebagai duta. Rabu (9/6/2022).
Setelah sebelumnya sukses menyandang gelar sebagai Duta Putri Pariwisata Berbakat Kota Samarinda Tahun 2021-2022, kali ini ia berhasil meraih peringkat ke-2 sebagai Duta Kosmetik Aman 2022 yang diselenggrakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Samarinda di balai besar POM Samarinda pada tanggal 6-7 Juni 2022 lalu.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Samarinda melaksanakan pemilihan Duta Kosmetik Aman Tahun 2022 ini dalam rangka BPOM Goes To School/Campus di Aula Balai Besar POM Samarinda.
Dilansir dari laman pom.go.id, kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta dari kalangan milenial khususnya pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan perguruan tinggi di Kota Samarinda serta dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur dan Kementrian Agama Kota Samarinda.
Kepala BBPOM di Samarinda, Drs. Sem Lapik. Apt., M.Sc., mengatakan tujuan BPOM melaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi, komunikasi dan edukasi kepada masyarakat agar mampu memilih dan menggunakan kosmetik yang aman, bermanfaat dan bermutu.
“Melalui kegiatan ini diharapkan Duta Kosmetik Aman yang telah terbentuk dapat menjadi perpanjangan tangan dari BPOM di Samarinda dalam menyampaikan informasi dan edukasi terkait keamanan kosmetik kepada berbagai komunitas yang ada di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, 3 Duta Kosmetik Aman Terbaik dari Samarinda ini nantinya akan dikirimkan ke tingkat nasional untuk mengikuti tahapan kegiatan selanjutnya, yaitu pemilihan Duta Kosmetik Aman Nasional.
Menanggapi pencapaiannya ini, Syifa mengaku sangat bersyukur sekaligus dalam waktu bersamaan tidak menyangka dapat mewakili Samarinda dan UINSI untuk berkompetisi secara Nasional sebagai Duta Kosmetik Aman.
“Awalnya saya di rekomendasikan oleh salah satu dosen Fasya untuk mengikuti kegiatan ini. Karena saya diberikan kepercayaan dan saya mendapat dukungan juga, saya kerahkan semaksimal mungkin kemampuan saya dalam pemilihan ini,” ucapnya.
Meski telah berkali-kali mengikuti perlombaan dan membawa piala, Syifa tidak memungkiri bahwa kompetisi kali ini tetap menjadi sebuah tantangan tersendiri baginya.
“Kali ini lawan saya tidak hanya dari kampus se-Kota Samarinda akan tetapi juga dari SMA/MA sederajat, sehingga banyak peserta yang sama-sama bersaing dan ini menjadi tantangan tersendiri. Tapi, Alhamdulillah Syifa bisa dipercaya dan terpilih sebagai peringkat ke-2.” tutur Syifa.
“Kedepan, Syifa akan mempersiapkan diri untuk ke Nasional dan melakukan beberapa sosialisasi ke teman-teman di Kampus tentang bagaimana kosmetik yang aman digunakan.” tutupnya.
(BPOM, Humas, Fz, Ns, Rh)