SAMARINDA, UINSI NEWS,- Suasana penuh canda dan tawa mewarnai acara Temu Kangen Alumni STAIN Samarinda Angkatan 98 yang berlangsung di Aula Kampus 1 UINSI Samarinda. Minggu (30/6).
Acara ini dihadiri oleh para dosen dan alumni STAIN Samarinda Angkatan 98 beserta keluarga yang datang dari berbagai daerah untuk melepas rindu dan mengenang masa-masa indah saat masih bersama di bangku kuliah.
Acara temu kangen ini pun diawali dengan sambutan dari ketua panitia, Ibu Rabiatul Adawiyah, S.Pd.I., yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh alumni yang telah hadir.
“Hari ini kita bertemu kembali, bercerita tentang kenangan masa kuliah dulu yang menjadi satu dalam tali silaurahmi. Kegiatan ini kita gelar karena saking rindunya, saking kepo-nya kami ingin mengetahui kabar Bapak Ibu. Ternyata ada yang datang dari jauh, dari Kaltara juga ada dari Kutim,” ucapnya.
“Terima kasih teman-teman panitia semuanya, teman-teman alumni dan keluarga yang hadir,” sambungnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan alumni, Bapak Ahmad Zubaidi, S.HI., yang mengajak seluruh alumni untuk selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan agar dapat memberi kontribusi bagi almamater.
“Setelah lebih dari 20 tahun, kembali kita bisa berhadir di aula tercinta ini. Temu kangen alumni kita bukan untuk menyampaikan capaian-capaian kita saat ini, tapi cukup capaian anak saja,” candanya yang membuat suasana semakin cair diikuti gelak tawa peserta temu kangen alumni.
Acara temu kangen ini tidak hanya menjadi ajang untuk bernostalgia dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi wadah bagi para alumni untuk mempererat tali persaudaraan dan saling memberikan dukungan, tidak hanya kepada sesama alumni tapi juga kepada kampus almamater.
“Selain bersilaturahmi, melalui kegiatan ini bagaimana kita bisa saling membantu. Kira-kira apa tahun ini dan tahun-tahun mendatang kontribusi kita untuk UINSI Samarinda,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Bapak Zubaidi pun ajak para alumni untuk bersatu memikirkan kontribusi nyata yang dapat dilakukan untuk mendukung perkembangan UINSI Samarinda.
Menyambung apa yang disampaikan Bapak Zubaidi, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag. dalam sambutannya pun sebut bahwa peran alumni sangat penting untuk membantu kampus terus berkembang.
“Secara umum Bapak dan Ibu sudah memiliki peran di masyarakat. Ada yang jadi guru, dosen, penghulu, Kepala KUA, Kepala Kemenag dan masih banyak lagi. Itu adalah bukti bahwa kita bermanfaat dengan peran masing-masing di masyarakat,” ucapnya.
“Harus di syukuri dan tidak bisa dipungkiri kalau itu tidak terlepas dari kontribusi selama kita belajar di kampus STAIN Samarinda pada saat itu yang sekarang berubah jadi UINSI Samarinda,” sambungnya.
“Saya setuju dengan Bapak Zubaidi. Jangan ukur sukses dari materi atau jabatan, tapi dari target yang ingin dicapai. Saya punya cita-cita sekolah setinggi mungkin, S-1 sampai S-3 sudah kemudian ternyata jadi Dosen jadi Wakil Rektor jadi Rektor. Itu adalah bagian dari bonus, karena kriteria saya, target saya adalah ingin sekolah setinggi mungkin,” jelasnya.
Rektor UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda ini pun berharap alumni STAIN Samarinda-IAIN Samarinda-UINSI Samarinda dapat bersatu untuk mengembangkan kampus tercinta.
“Peran alumni memang sangat diperlukan untuk membantu kampus lebih berkembang. Semoga kegiatan ini dan kontribusi-kontribusi yang rencananya akan dilakukan oleh Alumni STAIN Samarinda Angkatan 98 dapat menjadi inspirasi bagi alumni yang lain serta menjadi motivasi untuk kita semua,” ucapnya.
“Tetap produktif selagi kita masih bisa berkarya dan bermanfaat, jadilah pribadi yang tetap menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Atas nama pimpinan UINSI Samarinda mengucapkan selamat bersilaturahmi temu kangen alumni. Semoga membawa manfaat dan berkah. Aamiin,” tutupnya.
Acara temu kangen ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata, penyerahan santunan anak yatim, menyaksikan video kunjungan alumni STAIN ke rumah Ketua STAIN Samarinda Tahun 1998 Prof. Dr. Hj. Siti Muri’ah, penampilan alumni, sosialisasi dari BAZNAS dan galang dana Palestina, hingga foto bersama dan pembagian doorprize. (HUMAS/Khalis/Nisa)