Dr. H. Shafa, M.Pd. Hadir Sebagai Penguji Eksternal Ujian Disertasi Doktor Universitas Negeri Makassar

UINSI NEWS, MAKASSAR, — Kiprah akademisi Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. H. Shafa, M.Pd., dipercaya menjadi Penguji Eksternal (External Examiner) dalam ujian promosi doktor yang diselenggarakan secara luring (offline) di Universitas Negeri Makassar (UNM). Selasa, (21/7).

Kehadiran Dr. Shafa Haqies sebagai penguji eksternal ini menjadi bukti sinergitas antar perguruan tinggi serta pengakuan atas keahlian akademis sivitas akademika UINSI Samarinda di bidang pendidikan dan pengajaran bahasa.

Dalam ujian disertasi tersebut, Dr. Shafa menguji dua kandidat doktor Pascasarjana UNM yang mengangkat topik menarik dan relevan dengan perkembangan pendidikan modern:

1. Muhammad Iksan
Judul Disertasi: “Heutagogical Approach in the Teaching of Academic Writing at Universitas Islam Negeri Palopo”
Fokus Kajian: Penelitian ini mendalami penerapan pendekatan heutagogy (pembelajaran mandiri di mana mahasiswa memegang kendali penuh atas proses belajarnya) dalam pengajaran penulisan akademik (academic writing) di UIN Palopo.

2. Muhammad Astrianto Setiadi
Judul Disertasi: “Artificial Intelligence-Based Instruction in Teaching English Academic Writing at Indonesian Higher Education”
Fokus Kajian: Penelitian ini mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran penulisan akademik Bahasa Inggris di lingkup perguruan tinggi Indonesia.

Selama proses ujian luring berlangsung, Dr. Shafa  memberikan catatan evaluasi, masukan metodologis, serta masukan substantif untuk memperkaya bobot keilmuan dari kedua disertasi tersebut. Terutama terkait bagaimana inovasi pembelajaran mandiri (heutagogy) dan pemanfaatan AI dapat diterapkan secara etis dan efektif di perguruan tinggi keagamaan maupun umum.

Pengalaman ini tidak hanya menunjukkan kompetensi individu pengajar FTIK UINSI Samarinda, tetapi juga semakin memperkuat jejaring akademik UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dengan Universitas Negeri Makassar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Penulis : Novan Halim | Editor : Selvi Ramadhani

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»