Pimpin Apel Rutin Rektorat, Prof. Nasir Soroti Isu Kemarau hingga Teladan Istiqamah Nabi Muhammad SAW

SAMARINDA, UINSI NEWS —Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menggelar agenda Apel Rutin Mingguan di halaman depan Gedung Rektorat Kampus 2 UINSI Samarinda. Bertindak sebagai Pembina Apel, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag., menyampaikan sejumlah amanat penting terkait kondisi lingkungan terkini serta refleksi spritual dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Mengawali arahannya, Prof. Nasir mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga kondisi fisik dan kewaspadaan di tengah kondisi iklim yang kurang menentu. Beliau mengingatkan bahwa cuaca musim kemarau yang masih berlangsung memerlukan perhatian bersama, terutama dalam menjaga kesehatan serta keandalan lingkungan kampus. Senin, (7/9).

Selain menyoroti isu lingkungan, Prof. Nasir menekankan pentingnya memanfaatkan momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana penataran jiwa. Beliau mengajak seluruh pegawai dan akademisi UINSI Samarinda untuk mengambil hikmah (ibroh) dari rekam jejak kehidupan Rasulullah SAW.

“Secara kebahasaan dalam bahasa Arab, nama ‘Ahmad’ maupun ‘Muhammad’ memiliki akar kata yang bermakna ‘Pujian’. Namun, makna pujian di sini bukanlah dorongan untuk bersikap berlebihan atau haus sanjungan. Yang patut dipuji dan diakui dunia adalah keagungan akhlak serta kepemimpinan beliau,” tegas Prof. Nasir.

Lebih lanjut, beliau mengutip pandangan cendekiawan Barat, Michael H. Hart, yang menempatkan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama dalam bukunya mengenai tokoh-tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Pengakuan objektif tersebut menjadi bukti sah bahwa keluhuran budi pekerti Nabi diakui secara universal.

Menutup amanatnya, Prof. Nasir berpesan agar sivitas akademika UINSI Samarinda mampu meneladani nilai-nilai kebaikan yang melekat pada nama Nabi Muhammad SAW, terutama sifat konsisten (istiqamah) dalam menebar kebaikan.

“Nilai-nilai kebaikan dan keistiqamahan dari Rasulullah wajib kita teladani dalam menjalankan tugas sehari-hari. Adapun hal-hal yang kurang baik yang mungkin kita temui di lingkungan sekitar, hendaknya disaring dan tidak dijadikan contoh dalam bersikap,” pungkasnya.

Kegiatan apel rutin ini berlangsung dengan hikmat dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan, pimpinan lembaga, pimpinan unit, serta seluruh ASN dan tenaga kependidikan di lingkungan Rektorat UINSI Samarinda.

Penulis : Novan Halim | Editor : Nisa Rahmawati

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
LANGUAGE»